Cuci Daging Kurban? Panduan Praktis Penanganan & Simpanan

Surya B. · 3 min baca · 7 hari lalu · 50 dibaca
Bisik.id
Cuci Daging Kurban? Panduan Praktis Penanganan & Simpanan

Gambar atau konten salah?

Setelah salat Idul Adha, umat Islam biasanya menerima potongan daging kurban dari masjid atau tetangga yang telah menyembelih hewan. Banyak yang bertanya apakah daging kurban boleh dicuci sebelum dimasak atau disimpan.

Menurut laman RSA UGM, proses penyembelihan, pengulitan, dan pemotongan dapat menempatkan bakteri di permukaan daging. Karena itu, disarankan untuk mencuci daging terlebih dahulu dan langsung memasaknya. Namun, bila rencana Anda adalah menyimpan daging, lebih baik hindari mencuci sebelum dimasukkan ke kulkas atau freezer.

Hal ini disampaikan dalam buku Teknik Pemotongan Hewan Kurban karya Supriyanto. Buku tersebut menegaskan bahwa daging kurban memang boleh dicuci, tetapi harus segera dimasak atau disimpan dalam lemari beku dengan suhu di bawah 0 derajat Celsius. Meskipun suhu dingin tidak membunuh semua bakteri, ia dapat memperlambat pertumbuhannya.

Perlu diingat, daging yang sudah dicuci dan dibiarkan di udara terbuka atau tidak langsung dimasak akan menambah jumlah bakteri. Air menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak. Oleh karena itu, setelah dicuci, daging sebaiknya langsung dimasak atau dipindahkan ke wadah tertutup dan langsung disimpan di kulkas.

Jika Anda memutuskan untuk tidak mencuci daging, pastikan semua proses pemotongan dan penanganan dilakukan dengan bersih. Tangan atau pisau yang kotor dapat memicu munculnya bakteri dan mempercepat pembusukan.

Berikut tanda-tanda daging mulai membusuk yang dapat Anda perhatikan:

  • Perubahan warna menjadi kehijauan.
  • Bau yang agak busuk.
  • Permukaan lengket atau berlendir.
  • Warna menjadi lebih gelap dibanding daging segar.
  • Pertumbuhan jamur berwarna putih.

Untuk menjaga kualitas daging kurban, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama bila Anda ingin menyimpannya baik itu sapi maupun kambing. Berikut beberapa rekomendasi:

  1. Pastikan Anda memiliki kulkas atau freezer. Tanpa mesin pembeku, daging tidak akan awet.
  2. Bersihkan daging dengan baik. Daging sapi atau kambing tidak perlu dicuci karena dapat merusak seratnya. Jika ada kotoran, gunakan tisu dapur.
  3. Pisahkan daging mentah dan matang agar tidak terjadi kontaminasi silang.
  4. Masak daging secara sempurna.
  5. Tempatkan masakan daging pada temperatur yang sesuai, di bawah 5 derajat Celsius.
  6. Gunakan air dan bahan mentah yang aman.

Suatu suhu antara 5 hingga 60 derajat Celsius dianggap berbahaya karena bakteri dapat tumbuh dengan cepat. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan penyimpanan pada suhu di bawah 5 derajat Celsius.

Berikut beberapa tips tambahan untuk menyimpan daging kurban dengan baik:

  1. Pisahkan daging sapi dan kambing untuk menghindari kontaminasi silang serta menghindari bercampurnya bau prengus dari kambing.
  2. Pisahkan juga daging dan jeroan seperti hati, usus, ginjal, dan babat. Jeroan hati cenderung basah dan dapat mempercepat pembusukan.
  3. Simpan daging sesuai kebutuhan memasak agar memudahkan proses pencairan atau thawing. Hindari membuka dan menutup kulkas berulang kali.
  4. Daging yang keluar masuk kulkas untuk dicairkan lalu dibekukan lagi akan menghilangkan komponen penting di dalam daging. Proses pelarutan berulang dapat mengurangi nutrisi.
  5. Simpan daging dalam plastik bening tebal atau wadah makanan yang memiliki penutup. Tutup rapat-rapat.
  6. Daging yang disimpan di freezer di bawah suhu -10 derajat Celsius dapat bertahan lebih dari satu bulan. Sedangkan daging yang disimpan di chiller dengan suhu idealnya 2 hingga 4 derajat Celsius.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan daging kurban tetap aman dan berkualitas baik, baik untuk konsumsi langsung maupun disimpan untuk waktu yang lebih lama. Selamat menyiapkan dan menikmati Idul Adha, serta semoga ibadah kurban Anda berjalan lancar.

daging kurbancucisuhu penyimpanankontaminasi silangbakterifreezerkualitas

Komentar

Memuat komentar...