Daftar 5 Warung Ayam Goreng Legendaris di Indonesia

Ningsih R. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Daftar 5 Warung Ayam Goreng Legendaris di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Ayam goreng sudah lama menjadi makanan favorit di Indonesia. Dari warung kaki lima hingga restoran mewah, hampir semua orang menikmati potongan ayam yang dimarinasi dengan rempah seperti lengkuas, kunyit, serai, dan asam jawa, lalu digoreng hingga berwarna keemasan.

Di Threads, akun @alizafiyana mengumpulkan rekomendasi ayam goreng terenak menurut para netizen. Berikut daftar lengkapnya, lengkap dengan kisah, harga, dan lokasi masing-masing warung.

Ayam Goreng Mbah Karto Solo

Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1960-an dan dikenal sebagai warung ayam goreng kampung legendaris. “Sebutin ayam goreng apa yang paling enak di hidup lo? I'll go first, ayam goreng mbah karto di solo. Masuk surga yang bikin,” ujar netizen @alizafiyana dalam thread tersebut. Ia bahkan menambahkan, “sampai-sampai ia mendoakan yang menciptakan ayam goreng ini masuk surga.”

Menu utama hanya ayam goreng dengan sambal. Prosesnya dimulai dengan merebus ayam kampung bersama bumbu dan santan kelapa selama kurang lebih 1,5 jam. Setelah empuk, ayam diangkat dan digoreng hingga matang. Santan rebusan dipanaskan sampai mengental, menjadi sambal blondo yang manis dan gurih. Sambal ini biasanya disajikan dengan bawang pedas.

Ayam di sini juga disajikan lengkap dengan ceker, ati ampela, dan lalapan seperti tauge, mentimun, dan daun kemangi. Harga satu seporsi ayam utuh berkisar Rp 140.000 – Rp 145.000. Warung berada di Jl. Kepatihan No.6, Kepatihan Wetan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57129.

Ayam Goreng Pak Supar Semarang

Warung ini telah beroperasi sejak 1974. Awalnya, Pak Supar menjual ayam goreng lewat gerobak dorong, lalu pindah ke bangunan rumah makan pada tahun 1994. “Ayam goreng pak Supar di Semarang. Parah!” kata netizen @retnokresyana.

Ayam kampung yang tidak diungkep direndam dalam air berbumbu, kemudian digoreng setengah matang. Ketika pelanggan memesan, ayam digoreng kembali sehingga teksturnya empuk, lembut, dan juicy, mirip ayam goreng basah yang populer di Purwakarta. Pelanggan dapat memilih tingkat kelembapan, mulai dari agak basah hingga kering.

Rasa ayam ini gurih asin, disertai tiga jenis sambal: manis, mentah, dan cobek (terasi dan bawang). Harga ayam per potong mulai Rp 22.000, sementara sambal cobek kecil dibanderol Rp 5.000. Lokasinya di Jl. Moh. Suyudi No.48, Miroto, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.

Ayam Goreng Bu Tini Jogjakarta

Warung ini sudah berdiri sejak 1967. Berbeda dari ayam goreng biasa, rasa Bu Tini cenderung manis gurih karena dibacem. Ayam kampung digunakan, sehingga dagingnya lebih gurih.

Menu tersedia per potong, setengah ekor, atau satu ekor dengan harga mulai Rp 30.000. Pelengkapnya meliputi ati, rempelo, oseng kangkung, tahu, tempe, sambal bawang, dan sambal terasi. Lokasinya di Jl. Sultan Agung No.17, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55112.

Ayam Goreng Mbak Nana Solo

Warung ini sudah beroperasi sejak 1990-an. Mbak Nana menggunakan ayam kampung dengan bumbu meresap hingga ke dalam daging. Disajikan dengan sambal blondo khas yang dimasak pakai sari santan. Selain ayam, tersedia menu ati ampela, tahu, dan kol goreng. Sambal lain seperti korek (pedas) juga tersedia.

Harga ayam goreng per potong berkisar Rp 22.000 – Rp 25.000. Lokasinya di Jl. Ir. Soekarno No.44, Ngasinan, Kwarasan, Kec. Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57552.

Ayam Goreng Buni Jakarta

Ayam Goreng Buni sudah dikenal sejak 68 tahun lalu. Awalnya menggunakan ayam kampung, namun kemudian beralih ke ayam negeri tanpa mengurangi rasa. Bumbu utama adalah ketumbar diulek kasar, sehingga ketika digoreng masih terlihat serpihan ketumbarnya. Ayam ini biasanya dinikmati bersama nasi uduk yang ditaburi bawang goreng.

Pelengkapnya termasuk sambal merah dengan bumbu kacang dan rempah. Sambal tidak terlalu pedas, dominan gurih. Harga satu potong ayam goreng sekitar Rp 28.000. Lokasinya di Jl. Mangga Besar 1.42C, Jakarta Barat.

Para netizen di Threads menegaskan bahwa setiap warung memiliki keunikan tersendiri, baik dalam proses marinasi, teknik penggorengan, maupun pilihan sambal. Dari Solo hingga Jakarta, ayam goreng tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang, baik untuk santapan sehari-hari maupun acara spesial.

Keberagaman rasa ini mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia, di mana setiap daerah menambahkan sentuhan lokal pada resep tradisional. Meskipun bahan dasar dan metode dasar sama, variasi bumbu dan teknik penggorengan menghasilkan tekstur dan cita rasa yang berbeda, menjadikan ayam goreng pilihan yang tak pernah bosan.

Ayam GorengWarungSambalSoloJakartaKuliner IndonesiaBumbuRempah

Komentar

Memuat komentar...