Doa Akhir Tahun 1447: Introspeksi dan Ampunan Bulan

Bima J. · 4 min baca · 3 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Doa Akhir Tahun 1447: Introspeksi dan Ampunan Bulan

Gambar atau konten salah?

Doa akhir tahun adalah amalan yang sering dipraktikkan oleh umat Muslim menjelang pergantian tahun Hijriah. Meskipun tidak termasuk kewajiban, doa ini dianggap sebagai sarana muhasabah, yakni introspeksi diri atas perjalanan setahun terakhir serta permohonan ampunan kepada Allah SWT.

Berikut bacaan doa akhir tahun versi pendek, yang diambil dari buku Doa dan Dzikir Sepanjang Tahun karya H Hamdan Hamedan MA:

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِكَ وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَانَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيمُ.

Arab Latin: Allaahumma maa 'amiltu min 'amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii 'anhu wa lam atub minhu, wa halumta fiihaa 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alaa 'uquubatii, wa da'autanii ilat taubati min ba'di jaraa-atii 'alaa ma'shiyatik. Fa innistaghfartuka faghfir-lii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa'attanii 'alaihits tsawaaba, fa as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariim.

Artinya: Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatanku yang Kau perintahkan untuk tobat sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.

Doa lain yang sering dibaca berasal dari Maslakul Akhyar karya Habib Utsman bin Yahya, ulama dan Mufti Batavia. Bacaan ini dianjurkan dibaca tiga kali, sebagai bentuk muhasabah diri, memohon ampunan atas dosa-dosa lalu, sekaligus berharap agar Allah SWT menerima amal kebaikan yang telah dikerjakan selama setahun terakhir.

Doa akhir tahun biasanya dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, setelah sholat Ashar hingga sebelum waktu Maghrib. Menurut Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama RI, tanggal 29 Dzulhijjah 1447 Hijriah bertepatan Senin 15 Juni 2026. Pada sore hari setelah sholat Ashar dan menjelang Maghrib, umat Islam dapat membaca doa akhir tahun.

Waktu ini dipilih karena dalam sistem penanggalan Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Jadi, setelah azan Maghrib berkumandang, umat Islam telah memasuki 1 Muharram 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam.

Walaupun tidak ada tata cara wajib, beberapa kitab amaliyah menjelaskan rangkaian zikir yang lazim diamalkan sebelum membaca doa tersebut. Sebagai contoh, buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid menyarankan:

  • Memperbanyak istighfar sebanyak sebelas kali dengan bacaan: Astaghfirullahal 'azhiim (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung).
  • Melanjutkan dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak sebelas kali: Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammad (Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad).
  • Beberapa ulama juga menganjurkan membaca Ayat Kursi sebanyak tujuh kali sebelum membaca doa akhir tahun.

Setelah rangkaian zikir tersebut selesai, doa akhir tahun dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan ampun serta harapan agar amal kebaikan diterima Allah SWT.

Hukum membaca doa akhir tahun dapat ditemukan dalam penjelasan NU Online. Menurutnya, membaca doa awal dan akhir tahun hukum boleh. Tidak ada dalil yang melarang seseorang berdoa pada penghujung tahun atau ketika memasuki waktu-waktu tertentu yang dianggap baik. Para ulama mengutip riwayat sahabat Rasulullah SAW yang berdoa ketika melihat hilal atau datangnya bulan baru.

Berikut salah satu riwayat tersebut:

عَنْ بَشِيرٍ مَوْلَى مُعَاوِيَةَ، قَالَ: سَمِعْتُ عَشَرَةً مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللهِ ﷺ، أَحَدُهُمْ حُدَيْرٌ أَبُو فَوْرَةَ (وَفِي نُسْخَةٍ: فُورَةَ)، يَقُولُونَ إِذَا رَأَوُا الْهِلَالَ: اللَّهُمَّ اجْعَلْ شَهْرَنَا الْمَاضِي خَيْرَ شَهْرٍ، وَخَيْرَ عَاقِبَةٍ، وَأَدْخِلْ عَلَيْنَا شَهْرَنَا هَذَا بِالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالْمُعَافَاةِ وَالرِّزْقِ الْحَسَنِ.

Artinya: Dari Basyir, maula (bekas budak yang dimerdekakan oleh) Mu'awiyah, ia berkata: Aku mendengar sepuluh orang dari para sahabat Rasulullah SAW - salah satunya adalah Hudair Abu Fawrah (dalam sebagian naskah: Furah) - mereka berkata ketika melihat hilal (bulan baru): Ya Allah, Jadikanlah bulan kami yang telah berlalu sebagai bulan yang terbaik dan berakhir dengan sebaik-baik kesudahan, dan masukkanlah bulan kami yang sekarang ini kepada kami dengan keselamatan dan keislaman, dengan keamanan dan keimanan, dengan kesehatan dan rezeki yang baik.

Selain sebagai sarana muhasabah, doa akhir tahun juga diyakini memiliki keutamaan tersendiri. Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali dalam kitab Kanzun Najah was Surur fi Ad'iyyati Tasyrahus Shudur menjelaskan bahwa doa akhir tahun dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali. Ia menyatakan:

يُقْرَأُ (ثَلاَثًا)، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: تَعِبْنَا مَعَهُ طُولَ السَّنَةِ، فَأَفْسَدَ فِعْلَنَا فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ.

Artinya: Doa (akhir tahun) ini dibaca sebanyak tiga kali. Sesungguhnya setan akan berkata: Kami telah bersusah payah bersamanya sepanjang tahun, namun dia merusak semua usaha kami hanya dalam sesaat saja!

Pengakuan ini menegaskan betapa pentingnya taubat, istighfar, dan doa dalam Islam. Dengan memohon ampun di penghujung tahun, muslim dapat menutup lembaran tahun yang berlalu dengan kebaikan dan memasuki tahun baru dengan semangat memperbaiki diri.

Doa akhir tahun, meskipun tidak wajib, tetap menjadi amalan yang banyak dianjurkan. Ia mengingatkan umat Islam akan pentingnya introspeksi, pengakuan dosa, dan harapan akan penerimaan amal kebaikan. Dengan melaksanakan rangkaian zikir sebelum doa, serta membaca doa tiga kali, seorang muslim dapat menutup tahun dengan penuh kesadaran dan memulai tahun baru dengan niat yang lebih baik.

Doa akhir tahunMuhasabahIstighfarSholat AsharMaghribDzulhijjah1 MuharramKalender Hijriah

Komentar

Memuat komentar...