DVI Jemput Bola DNA Korban Bus ALS, Identifikasi Cepat

Wahyu T. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
DVI Jemput Bola DNA Korban Bus ALS, Identifikasi Cepat

Gambar atau konten salah?

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan telah memulai langkah jemput bola untuk membantu proses identifikasi korban bus ALS yang terbunuh di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Langkah ini diambil setelah koordinasi dengan tim DVI di berbagai daerah guna mengambil sampel DNA keluarga korban yang tidak dapat datang ke Palembang.

Menurut Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes dr Budi Santoso, upaya ini bertujuan mempercepat identifikasi korban yang masih belum dikenali. Ia berkata, “Tim DVI Polda Sumsel melakukan jemput bola terhadap keluarga korban yang tidak bisa hadir langsung. Kami sudah berkoordinasi dengan tim DVI di masing-masing wilayah untuk membantu pengumpulan sampel DNA,” ujarnya pada Jumat, 8 Mei 2026.

Budi menjelaskan bahwa pengambilan DNA tidak hanya melibatkan keluarga inti korban. Tim DVI juga dapat memanfaatkan barang-barang pribadi korban yang masih tersimpan di rumah sebagai bahan pembanding identifikasi. Ia menambahkan, “Barang pribadi tersebut seperti pakaian terakhir yang dikenakan korban, sikat gigi, sepatu hingga perlengkapan pribadi lain yang dipastikan keluarga benar milik korban.”

Semua sampel DNA dan barang pribadi yang berhasil dikumpulkan akan dikirim ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk dicocokkan dengan data jenazah. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban, khususnya bagi mereka yang berada di luar daerah atau memiliki keterbatasan untuk datang ke Palembang.

“Semoga upaya ini bisa mempermudah keluarga korban dalam proses identifikasi,” ujarnya, menegaskan komitmen tim DVI dalam menyelesaikan kasus ini.

Upaya ini menunjukkan kerja sama lintas daerah dalam proses identifikasi korban, mengurangi beban keluarga dan mempercepat penyelesaian perkara forensik.

DVIidentifikasi korban bus ALSsampel DNAjemput bolalaboratorium forensik Mabes Polribarang pribadi korbankoordinasi lintas daerah

Komentar

Memuat komentar...