Gubernur Sumsel Dorong Komedian Lebih Profesional Edukatif

Bambang W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Gubernur Sumsel Dorong Komedian Lebih Profesional Edukatif

Gambar atau konten salah?

Herman Deru, gubernur Sumatera Selatan, mengingatkan para komedian bahwa profesi mereka tidak lagi hanya soal lawakan semata. Ia menegaskan bahwa seni komedi harus terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan sosial.

“Dulu komedian identik dengan aksi dan tingkah (karakter) seolah-olah menjadi orang yang tidak pintar. Sekarang komedian harus update dengan kondisi terkini di lapangan,” ujar Deru saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sumsel dan Korwil PaSKI se‑Sumsel 2026‑2030.

Acara tersebut berlangsung pada 14 Mei 2023 di Palembang. Deru menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakter masyarakat di setiap daerah, karena selera humor berbeda-beda sesuai budaya dan lingkungan.

“Kadang yang lucu di Empat Lawang belum tentu lucu di Palembang, begitu juga yang lucu di Lahat belum tentu lucu di Ogan Ilir,” katanya. Ia menekankan bahwa komedian harus mendengar, melihat, dan membaca agar materi humornya cerdas dan mendidik, tanpa merendahkan pihak lain.

“Bisa masuk ke kalangan politisi, pedagang, maupun agamis supaya tahu anekdot yang berlaku di lingkungan itu. Tapi jangan mencaci dan merendahkan orang lain,” tambahnya. Ia menyoroti perlunya komedian memahami konteks sosial sebelum mengekspresikannya.

Deru memuji senior komedian seperti Jarwo Kwat dan Abdel Achrian yang mampu bertahan lintas generasi. Ia menilai mereka terus mengikuti perkembangan situasi dan selera masyarakat.

“Jadikan profesi ini secara serius, jangan setengah‑setengah. Hati‑hati memilih diksi karena banyak yang tumbang gara‑gara itu. Marah pun harus terkelola,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya pengendalian emosi dan pemilihan kata yang tepat.

Deru juga menilai keberadaan PaSKI penting dalam membangun kreativitas dan membentuk karakter komedian yang lebih profesional dan mandiri. Ia meminta para komedian membawa candaan dengan artikulasi yang baik, penguasaan intonasi, penguatan narasi materi, serta pengaturan durasi penampilan.

Jarwo Kwat menyampaikan apresiasi atas perkembangan PaSKI Sumsel yang dinilai sangat aktif dan solid. Ia mengaku bangga dengan kinerja PaSKI Sumsel dan berharap program, kegiatan, serta kerja sama dengan Pemda Sumsel terus meningkat.

Ketua PaSKI Sumsel, Fikri Haikal, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumsel atas dukungan terhadap keberadaan PaSKI selama ini. Ia menjelaskan bahwa PaSKI tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjalankan program edukatif seperti pelatihan public speaking bagi masyarakat.

“Ada program mengajar dan belajar public speaking. Kami juga berpesan kepada anggota agar jangan hanya mengejar viral dan viewer, tetapi jangan sampai menyakiti orang lain,” imbuhnya. Program tersebut bertujuan menumbuhkan keterampilan komunikasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Kesimpulannya, peringatan Herman Deru menegaskan bahwa komedi harus bersifat edukatif, menghormati perbedaan budaya, dan memelihara profesionalisme. PaSKI Sumsel berperan sebagai wadah pengembangan seni komedi yang lebih terstruktur dan beretika.

Herman DeruSumatera SelatanPaSKIkomediedukatifbudayapublic speaking

Komentar

Memuat komentar...