Hari Kebangkitan 2026: Kutipan Bijak Memicu Persatuan
Gambar atau konten salah?
Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum untuk mengenang semangat persatuan, perjuangan, dan nasionalisme para pendahulu bangsa. Nilai-nilai perjuangan tersebut terus hidup dan diwariskan lintas generasi, salah satunya melalui kutipan‑kutipan bijak yang sarat makna dan inspirasi. Kutipan‑kutipan ini tidak hanya membangkitkan rasa cinta tanah air, tetapi juga mengingatkan pentingnya persatuan dan semangat membangun bangsa.
"Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang." - Soekarno
"Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki." - Mohammad Hatta
"Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita‑cita." - Mohammad Hatta
"Jangan sekali‑kali meninggalkan sejarah." - Soekarno
"Robek‑robeklah badanku, potong‑potonglah jasad ini, tetapi jiwaku yang dilindungi benteng merah putih akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang dihadapi." - Jenderal Soedirman
"Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta. Masa lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca benggala daripada masa yang akan datang." - Soekarno
"Sebab penumpasan beribu‑ribuan rintangan janggal yang amat tebal diletakkan orang di hadapan kita, itu barulah memberi kita hak untuk mengatakan: Kita sudah bangun!" - Dr. Tjipto Mangoenkoesomo
"Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas Bumi." - Tan Malaka
"Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan." - Tan Malaka
"Negeri ini, Republik Indonesia, bukanlah milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu suku, bukan milik suatu golongan adat‑istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!" - Soekarno
"Kemerdekaan hanyalah jembatan emas, walaupun jembatan emas itulah yang menjadi syarat mutlak untuk kita mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat." - Soekarno
"Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus‑menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan." - R.A. Kartini
"Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang membuat kita menjadi perkakasnya Tuhan, dan membuat kita hidup di dalam roh." - Soekarno
"Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Kristen, bukan Islam buat Islam, melainkan Indonesia buat Indonesia." - Soekarno
"Selama banteng‑banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, maka selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapapun juga!" - Bung Tomo
"Hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku, ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku." - Sam Ratulangi
Kutipan‑kutipan ini mengingatkan kita akan pentingnya persatuan, kerja keras, dan semangat nasionalisme yang terus hidup. Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi ajang untuk merenungkan nilai‑nilai tersebut dan menginspirasi generasi mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
