Helikopter Gubernur Sulsel Gratis, Tidak Menggunakan APBD

Andi B. · 2 min baca · 23 hari lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Helikopter Gubernur Sulsel Gratis, Tidak Menggunakan APBD

Gambar atau konten salah?

APBD tidak digunakan untuk helikopter gubernur Sulawesi Selatan. Kepala Diskominfo-SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan hal itu pada Senin, 11 Mei 2026. Ia menyatakan, “Perlu kami tegaskan kepada masyarakat bahwa penggunaan helikopter tersebut tidak membebani APBD Provinsi Sulawesi Selatan. Fasilitas itu merupakan dukungan yang diberikan oleh AAS Foundation dan sifatnya gratis.”

Basmin menambahkan bahwa helikopter lebih sering dipakai untuk mempercepat koordinasi lintas wilayah, meninjau program prioritas pemerintah, dan menangani kondisi tertentu. Ia juga menyoroti peran helikopter dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di daerah-daerah Sulawesi Selatan.

Dalam keterangannya, Pemprov Sulsel menegaskan komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi penggunaan anggaran daerah. Ia meminta publik agar informasi yang beredar sebelumnya disikapi bijaksana dan tidak terpengaruh oleh hoaks. “Kami memahami perhatian publik terhadap penggunaan fasilitas transportasi kepala daerah. Karena itu, penting bagi pemerintah untuk memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat,” lanjut Basmin.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Reza Faisal Saleh, juga menguatkan pernyataan tersebut. Ia menegaskan, “Fasilitas helikopter yang digunakan selama ini tidak menggunakan APBD Sulsel melainkan merupakan dukungan dari AAS Foundation.”

Reza menambahkan, “Helikopter yang digunakan selama ini tidak menggunakan APBD, melainkan berasal dari sumbangan AAS Foundation.”

Di sisi lain, Kepala Biro Umum Setda Sulsel, Suhartono Nurdin, menjelaskan bahwa alokasi anggaran sewa kendaraan udara tahun 2026 belum ada rekanan yang ditunjuk. Ia menyatakan, “Anggaran 2026 itu akan digunakan dengan pertimbangan jika lebih efisien melalui jalur udara.”

Suhartono menegaskan, “Anggaran awal yang disiapkan untuk kebutuhan mendesak dan strategis pada Tahun 2026 sampai saat ini belum digunakan karena memang belum ada rekanan yang ditunjuk.”

Dengan demikian, Pemprov Sulsel berkomitmen mengutamakan penggunaan APBD secara efektif untuk program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ketahanan pangan, dan pelayanan dasar lainnya.

Secara keseluruhan, helikopter gubernur tidak menambah beban anggaran daerah, melainkan didukung oleh donasi AAS Foundation. Pemerintah menegaskan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkahnya, menjaga agar publik tetap mendapatkan informasi yang akurat dan tidak terpengaruh oleh rumor.

APBD Sulawesi SelatanHelikopter gubernurAAS FoundationTransparansiAkuntabilitasPenggunaan anggaran daerahDonasi

Komentar

Memuat komentar...