HIPMI Gelar Munas 2026: Pengusaha Muda Kunci Kekuatan Nasional
Gambar atau konten salah?
HIPMI akan menggelar Munas tahun 2026 dengan tema Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional. Acara ini dirancang untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam membangun ekonomi yang resilien, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua Umum HIPMI, Akbar Buchari, menegaskan bahwa Munas 2026 bukan sekadar agenda organisasi. Ia menyatakan, “Munas HIPMI 2026 bukan sekadar proses regenerasi kepemimpinan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks, pengusaha muda Indonesia tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Justru saat inilah momentum untuk bersatu, berkolaborasi, dan menjadi kekuatan kolektif yang memperkuat stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional. Waktunya konsolidasi hadapi tantangan geopolitik,” kata Akbar dalam keterangan tertulis, Senin (06 April 2026).
HIPMI memandang pengusaha muda harus mengambil peran lebih aktif, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong agenda pembangunan nasional, termasuk dalam mendukung Asta Cita. “Melalui Munas HIPMI 2026, kami ingin menegaskan bahwa pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari solusi dan pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” ujar Akbar.
Senada, Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira berharap Munas HIPMI 2026 tak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi titik tolak penguatan peran pengusaha muda dalam menjawab tantangan ekonomi global, mendorong investasi, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan nasional. “Munas HIPMI 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi pengusaha muda Indonesia, sekaligus mempertegas arah organisasi ke depan dalam menciptakan lebih banyak pengusaha muda baru, bukan hanya dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas,” ungkap Anggawira.
HIPMI diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya pengusaha muda baru yang berkualitas, naik kelas, dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional. Langkah ini sejalan dengan program prioritas pemerintah, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, digitalisasi UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi hijau, serta peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut HIPMI, keberhasilan Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidak mungkin dicapai tanpa lahirnya lebih banyak pengusaha muda baru yang produktif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. “Kita tidak hanya bicara soal jumlah entrepreneur, tetapi bagaimana melahirkan pengusaha yang kuat secara mental, profesional dalam tata kelola usaha, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat global,” jelasnya.
Dari sisi tata kelola, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI 2026, Tri Febrianto Damu, memastikan seluruh proses berjalan profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi. “Steering Committee memastikan mekanisme Munas berjalan sesuai AD/ART secara profesional dan transparan. Tahapan akan mencakup penjaringan, verifikasi, hingga pemilihan Ketua Umum secara demokratis. Adapun persyaratan umum calon Ketua Umum antara lain memiliki rekam jejak kepengurusan di HIPMI, aktif sebagai pengusaha, 41 ke bawah, mendapatkan dukungan dari lima BPD (Badan Pengurus Daerah), serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan,” jelas Tri.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas HIPMI 2026, Arief Satria Kurniagung, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara komprehensif. Rencananya, Munas diselenggarakan pada Juni 2026, yang sekaligus bertepatan dengan momentum Hari Kewirausahaan Nasional, sebuah simbol penting bagi semangat dan peran kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi Indonesia. “Munas HIPMI 2026 akan menjadi momentum konsolidasi terbesar pengusaha muda Indonesia, di mana ribuan pengusaha muda dari seluruh daerah akan berkumpul dalam satu forum strategis,” sebut Arief.
Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir untuk membuka Munas ini, mengingat HIPMI merepresentasikan mayoritas pelaku UMKM di Indonesia, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. “Kehadiran Presiden akan menjadi penguatan sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda, sekaligus menegaskan bahwa UMKM dan kewirausahaan adalah fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” tutupnya.
Acara ini menandai langkah strategis bagi pengusaha muda Indonesia untuk bersatu, memperkuat jaringan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan dukungan struktur organisasi yang profesional dan komitmen kuat dari para pemimpin, Munas 2026 diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui inovasi, kolaborasi, dan pengembangan kapasitas pengusaha muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Menteri Keuangan: IHSG Turun 19% Tanpa Intervensi Pemerintah
DPR Izinkan Danantara Emitir Patriot Bond, Merah Putih Bond
BP3D Luncurkan Program Infrastruktur di Daerah Jauh
Menteri Keuangan: Rupiah Menurun, BI Jaga Stabilitas
Dolar AS Kuat, Rupiah Tertekan ke Rp18.000 per Unit Jumat
Purbaya: Outlook Negatif Danantara Sesuai Peringkat
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
