Hujan Deras & Angin Kencang Guncang Kediri, Puluhan Rumah Rusak

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Hujan Deras & Angin Kencang Guncang Kediri, Puluhan Rumah Rusak

Gambar atau konten salah?

Hujan deras disertai angin kencang menabrak wilayah Kota Kediri pada sore hari. Sebanyak 13 pohon di tempat berbeda tumbang, dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Kepala BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Pada Jumat petang terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang menyebabkan banyak pohon tumbang dan beberapa atap rumah warga rusak,” kata Joko, Sabtu (04 April 2026).

Beberapa titik terdampak tersebar di Kecamatan Mojoroto dan Kecamatan Kota. Di Jalan Raung, Bandar Kidul, pohon jenis sepatudea berdiameter sekitar 50 cm tumbang dan menutup akses dua arah. Pohon itu juga menimpa lampu lalu lintas, merusak lampu secara berat, serta mengenai kabel listrik yang membuat tiga ruko padam.

Di lokasi lain seperti Gang Setono, Jalan Sersan Suharmaji, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Urip Sumoharjo, sejumlah pohon tumbang. Dahan pohon patah mengganggu akses jalan, menjerat kabel listrik dan kabel optik, sehingga memicu kemacetan.

Selain itu, dua pohon diketahui tumbang di area MI Miftahul Falah, Kelurahan Manisrenggo. Pohon itu menimpa atap rumah warga hingga rusak. Selanjutnya, di Jalan Harmoni, pohon trembesi berdiameter kurang lebih 50 cm tumbang menimpa pipa PDAM, menyebabkan kebocoran.

Kerusakan juga terjadi di permukiman warga. Di Kelurahan Kaliombo, ada 30 rumah terdampak, tersebar di beberapa RT dan perumahan. Sementara di Kelurahan Ngronggo, sebuah dealer mobil mengalami kerusakan pada bagian kanopi dan kaca atap.

Joko menjelaskan bahwa BPBD langsung menerjunkan dua tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk asesmen dan penanganan awal di lapangan. “Kami menerjunkan dua SRU untuk penanganan awal dan berkoordinasi dengan DLHKP, PLN, Damkar, kepolisian, serta perangkat kelurahan agar proses penanganan bisa lebih cepat,” jelas Joko.

Meski sebagian besar titik sudah tertangani, masih ada beberapa lokasi yang belum bisa ditangani karena kondisi berisiko. “Beberapa titik belum bisa ditangani karena pohon masih menopang kabel listrik atau bangunan, serta kondisi lokasi yang minim penerangan sehingga riskan bagi petugas,” jelasnya.

Ia menambahkan, banyaknya titik kejadian menjadi kendala tersendiri dalam proses penanganan. Keterbatasan personel dan alat memaksa penanganan harus bertahap. BPBD mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal untuk membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

Joko juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di masa pancaroba yang rawan terjadi cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Bantuan bagi warga terdampak akan segera disalurkan,” pungkasnya.

Hingga Sabtu (04 April 2026) dini hari, tim BPBD Kota Kediri, DLHKP, kepolisian Polres Kediri Kota, dan TNI masih terus melakukan asesmen di lapangan.

Peristiwa ini menegaskan betapa pentingnya kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem. Kerusakan pohon dan infrastruktur menimbulkan gangguan signifikan, namun koordinasi antara BPBD dan instansi terkait membantu mempercepat penanganan. Masyarakat diingatkan untuk selalu waspada dan menunggu bantuan resmi setelah kejadian.

Hujan derasAngin kencangKota KediriBPBDPohon tumbangKerusakan rumahKoordinasi instansi

Komentar

Memuat komentar...