IBL Hangtuah Tanggap FIBA: Mulai Play it Forward Program
Gambar atau konten salah?
Klub IBL Hangtuah Jakarta baru saja menandatangani kerja sama dengan Federasi Bola Basket Dunia (FIBA). Kerja sama ini bertujuan mengembangkan bakat para pebasket muda melalui program bernama Play it Forward.
Program Play it Forward menampung 60 siswa tingkat SMP atau sederajat dari dua sekolah terpilih, yaitu SMP Garuda Cendekia dan SMP BPK Penabur. Program ini merupakan bagian dari gerakan global Basketball for Good yang didirikan oleh FIBA Foundation.
Basketball for Good memanfaatkan bola basket tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga untuk memberdayakan, mendidik, dan menginspirasi masyarakat dalam berbagai isu sosial. Program ini meningkatkan kesadaran terhadap ketidakadilan, kesenjangan, dan membangun komunitas yang sehat serta tangguh.
Acara berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur pada 08 Mei 2024. Para peserta didampingi oleh dua guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang sebelumnya mendapat pelatihan dari fasilitator FIBA Indonesia mengenai metode latihan yang akan diterapkan.
Selama hari itu, peserta juga diundang untuk menyaksikan pertandingan IBL 2026 antara Hangtuah Jakarta melawan Satria Muda Bandung pada malam harinya. Pada saat jeda pertandingan (halftime break), mereka menerima plakat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Melalui program ini, Hangtuah dan FIBA Indonesia berharap dapat menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi perkembangan generasi muda di Indonesia. “Kami percaya olahraga adalah sarana membangun karakter. Melalui inisiatif ini, kami ingin menghadirkan akses dan kesempatan bagi lebih banyak anak Indonesia untuk tumbuh dengan disiplin, percaya diri, dan semangat juang,” ujar Kurniawan Santoso, Managing Director Hangtuah Jakarta sekaligus Pendiri Marvin Foundation.
“Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami dalam mengembangkan ekosistem bola basket yang tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal dari dampak yang berkelanjutan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menggunakan olahraga sebagai sarana perubahan sosial,” tambah Sarah Nicolina, Manager Basketball for Good FIBA Indonesia.
Dengan melibatkan siswa, guru, dan komunitas, program ini menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi jembatan antara prestasi fisik dan nilai sosial. Kegiatan ini memberi contoh konkret bagaimana klub dan federasi dapat bekerja sama untuk menciptakan perubahan positif di tingkat lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Beavers Tournament 2026: 1.433 Pemain Bertarung
Indonesia Kirim Tiga Tim ke FIBA 3x3 Batam Stop 2026
Timnas 3x3 Putri Siap Tempur di China
Buford Akui Boros Bola, Janji Pelita Jaya Lebih Rapi di Game 2 IBL
Pelita Jaya Siap Hadapi Bogor Hornbills di Final IBL 2026
Pelita Jaya Siap Balas Dendam, Hadapi Bogor Hornbills di IBL
