IHSG Diperkirakan Terus Melemah, Gejolak Politik Ganggu Pasar

Hendra M. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
IHSG Diperkirakan Terus Melemah, Gejolak Politik Ganggu Pasar

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terus melemah saat pembukaan perdagangan hari ini, Senin (01 September 2025). Pelemahan ini dipengaruhi oleh ketidakstabilan politik dan keamanan di dalam negeri, terkait dengan aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah.

Pada penutupan perdagangan Jumat (29 Agustus 2025), IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 1,53% dan berada di level 7.830. Sepanjang hari itu, IHSG terus berada di zona merah. Prediksi hari ini menunjukkan bahwa IHSG akan melanjutkan tren penurunan, mengingat demonstrasi masih berlangsung di berbagai kota besar.

M. Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst dari Mirae Asset Sekuritas, menyatakan bahwa investor masih bersikap bijaksana dalam menghadapi situasi ini. Dia menjelaskan bahwa IHSG bisa mengalami penguatan jika kondisi politik dan keamanan mulai stabil. Secara teknis, IHSG berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut dari pola ascending broadening wedge, mengingat indikator Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal negatif.

Dia menambahkan bahwa pasar masih bersikap hati-hati terkait dengan demonstrasi yang terjadi. Jika keadaan politik dan keamanan membaik, ada kemungkinan untuk melakukan pembelian pada saat harga turun.

Sementara itu, pelaku pasar juga menantikan pengumuman mengenai data inflasi dan neraca perdagangan awal bulan. Sentimen eksternal menunjukkan optimisme di kalangan investor terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed. Investor berharap bahwa Fed Rate akan turun sebesar 25 basis poin pada September 2025, meskipun hasil PCE AS pada bulan Juli lebih tinggi dari target inflasi The Fed.

Mirae Asset Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 7.736-7.668 dan resistance di level 7.900-7.958.

Phintraco Sekuritas juga mengungkapkan bahwa IHSG akan terpengaruh oleh stabilitas politik dan keamanan domestik. Gejolak yang semakin meluas dapat mengganggu kepercayaan investor. Mereka menekankan bahwa perhatian pasar akan tertuju pada perkembangan situasi keamanan dan politik. Jika masalah keamanan meluas, hal ini dapat menyebabkan turunnya kepercayaan investor serta mengakibatkan aliran keluar investasi asing.

Situasi ini juga berpotensi melemahkan nilai tukar rupiah, yang pada gilirannya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan distribusi barang. Jika ketidakpastian politik berlanjut, hal ini dikhawatirkan akan berdampak negatif pada fundamental makro ekonomi dan kinerja emiten.

Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG mungkin akan kembali menguji level 7.800. Jika IHSG mampu bertahan di level ini, maka diperkirakan akan bergerak sideways di kisaran 7.800-7.900. Jika situasi membaik, IHSG bisa menguji level resistance di 7.900-7.940. Namun, jika IHSG ditutup di bawah level 7.760, ada kemungkinan untuk menguji level support di 7.630-7.680.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa IHSG hari ini akan bergerak bervariasi. Tuntutan para demonstran mulai dipenuhi, dan kenaikan harga komoditas mineral logam diharapkan menjadi sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak cenderung menguat dengan kisaran support 7.700-7.710 dan resistance di 7.890-7.950.

Secara keseluruhan, situasi politik dan keamanan dalam negeri menjadi faktor penting yang mempengaruhi IHSG. Para investor perlu memantau perkembangan ini serta data ekonomi yang akan datang untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

IHSGdemonstrasikepercayaan investorstabilitas politiksuku bungainflasiekonomilogam

Komentar

Memuat komentar...