Indonesia Top 10 Kekaya Forbes 2026: Energi, Perbankan

Yanto K. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 298 dibaca
Bisik.id
Indonesia Top 10 Kekaya Forbes 2026: Energi, Perbankan

Gambar atau konten salah?

Forbes, media bisnis global, secara rutin memperbarui daftar orang terkaya di dunia lewat platform The Real-Time Billionaires. Pada awal Mei 2026, pembaruan tersebut mencerminkan dinamika kepemilikan harta para konglomerat di Indonesia.

Nama-nama lama masih mendominasi puncak daftar, terutama mereka yang masuk dalam jajaran sepuluh orang paling tajir di Tanah Air. Contohnya pemilik Barito Group, Prajogo Pangestu; bos besar Djarum dan BCA, Robert Budi Hartono; serta raksasa pertambangan batu bara Bayan Resources, Low Tuck Kwong.

Perubahan nilai aset akibat kinerja bisnis dan fluktuasi pasar sering membuat urutan kekayaan bergeser. Sektor energi, perbankan, hingga teknologi masih menjadi penopang utama kekayaan para taipan hingga saat ini.

  1. Prajogo Pangestu – Pengusaha petrokimia dan energi melalui Barito Group. Di Indonesia ia kembali menempati posisi teratas dengan kekayaan US$ 20,9 miliar atau sekitar Rp 362,32 triliun (asumsi kurs Rp17.336/dolar AS).
  2. Low Tuck Kwong – Pemilik Bayan Resources, perusahaan pertambangan batu bara. Saat ini ia menempati posisi kedua dengan kekayaan US$ 16,5 miliar atau sekitar Rp 286,04 triliun.
  3. R. Budi Hartono – Bersama saudaranya, almarhum Michael Hartono, ia sudah lama bertengger di daftar orang terkaya Indonesia. Sebagian besar kekayaan berasal dari investasi di Bank Central Asia (BCA) dan Djarum Group. Ia kini menempati posisi ketiga dengan kekayaan US$ 15,8 miliar atau sekitar Rp 273,9 triliun.
  4. Anthoni Salim – Pemilik Salim Group. Investasi di bidang makanan melalui Indofood, ritel melalui Indomaret, perbankan, telekomunikasi, dan energi. Ia berada di posisi keempat dengan total kekayaan US$ 11,9 miliar atau sekitar Rp 206,29 triliun.
  5. Tahir – Pendiri grup Mayapada, konglomerat dengan kepentingan di perbankan, perawatan kesehatan, media, dan real estat. Ia berada di posisi ke‑5 orang terkaya Indonesia dengan pundi‑pundi harta sebesar US$ 9,7 miliar atau sekitar Rp 168,15 triliun.
  6. Sri Prakash Lohia – Menempati posisi keenam orang paling tajir se‑Tanah Air dengan total kekayaan US$ 8,8 miliar atau Rp 152,55 triliun. Ia memperoleh sebagian besar kekayaan dari produksi pupuk dan polimer.
  7. Otto Toto Sugiri – Salah satu pendiri dan CEO DCI Indonesia. Melalui perusahaan ini, ia tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 8,4 miliar atau Rp 145,62 triliun.
  8. Marina Budiman – Bersama Otto Toto Sugiri, Marina Budiman merupakan pendiri DCI Indonesia dan presiden komisaris di perusahaan tersebut. Ia menjadi satu‑satunya perempuan yang masuk dalam daftar sepuluh orang terkaya Indonesia. Saat ini ia berada di posisi ke‑8 dengan total kekayaan ditaksir mencapai US$ 6 miliar atau Rp 104,06 triliun.
  9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono – Keluarganya memiliki saham mayoritas di Bumitama Agri, produsen minyak kelapa sawit yang terdaftar di bursa Singapura. Ia berada di posisi ke‑9 dengan total kekayaan US$ 5,3 miliar atau Rp 91,88 triliun.
  10. Haryanto Tjiptodihardjo – Menutup daftar sepuluh besar orang terkaya Indonesia dengan catatan kekayaan mencapai US$ 5 miliar atau setara Rp 86,68 triliun. Ia merupakan pemilik dan penerus dari Impack Pratama yang didirikan sang ayah.

Daftar ini menegaskan bahwa kekayaan di Indonesia masih didominasi oleh sektor tradisional seperti energi, perbankan, dan pertambangan, sekaligus menunjukkan peran penting sektor teknologi dan ritel. Kehadiran Marina Budiman sebagai satu‑satunya perempuan di jajaran sepuluh orang terkaya menandai langkah kecil menuju diversifikasi gender dalam dunia bisnis. Secara keseluruhan, daftar Forbes ini mencerminkan ketegangan antara pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian pasar yang terus memengaruhi nilai aset para konglomerat.

ForbesBarito GroupBayan ResourcesDjarumBCAIndomaretDCI IndonesiaBumitama Agri

Komentar

Memuat komentar...