Iran Buka Selat Hormuz bagi Malaysia, Indonesia Terlewat

Fitri A. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Iran Buka Selat Hormuz bagi Malaysia, Indonesia Terlewat

Gambar atau konten salah?

Bali, 26 Maret 2026 – Iran telah membuka jalur bagi kapal tanker beberapa negara melalui Selat Hormuz. Salah satu negara yang diizinkan adalah Malaysia. Indonesia, sebaliknya, belum mendapatkan hak yang sama. Kapal Pertamina masih terhenti di pelabuhan.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkapkan keputusan tersebut berasal dari diskusi dengan pemimpin Iran, Mesir, Turki, dan negara-negara regional lainnya.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Anwar menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas izin melewati Selat Hormuz.

“Kami sekarang sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang,” ujar Anwar, dikutip dari Reuters, Kamis (26 Maret 2026).

Anwar juga mengaku telah berbicara dengan Iran dan negara-negara lain untuk memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah.

“Tetapi ini tidak mudah, karena Iran merasa telah berulang kali ditipu dan merasa sulit untuk menerima langkah-langkah menuju perdamaian tanpa jaminan keamanan yang jelas dan mengikat bagi negara mereka,” tutur Anwar Ibrahim.

Iran kini mengizinkan kapal-kapal dari negara tertentu melewati Selat Hormuz. Kapal yang diizinkan harus berasal dari negara yang dianggap bersahabat.

Lima negara mendapat lampu hijau: Rusia, China, India, Pakistan, dan Irak.

Kapal Pertamina masih menunggu keputusan selanjutnya, sementara kapal Malaysia kini dapat melanjutkan perjalanan.

Situasi ini menyoroti ketidakseimbangan hak akses pelayaran di wilayah strategis ini.

Perlu ada dialog lebih lanjut agar semua negara dapat menikmati jalur pelayaran yang adil.

Selat Hormuzkapal tankerIranMalaysiaPertaminaAnwar Ibrahimperdamaian Timur Tengah

Komentar

Memuat komentar...