Jarak Sofa dari Dinding: Tips Desain Interior Praktis

Arif S. · 2 min baca · 50 menit lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Jarak Sofa dari Dinding: Tips Desain Interior Praktis

Gambar atau konten salah?

Di rumah, sofa biasanya menjadi salah satu perabotan utama. Ia biasanya ditempatkan di ruang tamu, ruang TV, ruang keluarga, bahkan di kamar. Banyak orang menempatkannya di dekat dinding, dengan arah hadapnya menghadap televisi, pintu utama, atau dinding lain. Meskipun secara umum arah hadapnya tidak terlalu penting, ada alasan mengapa sofa tidak boleh menempel terlalu dekat dengan dinding.

Menurut desainer interior Steph Schlegelmilch, sofa yang menempel pada dinding dapat menciptakan suasana yang kurang menyenangkan karena memperlebar jarak komunikasi. Jika sofa ditempatkan sedikit menjauh dari dinding, jarak antar orang menjadi lebih dekat, sehingga menciptakan suasana yang lebih hangat.

Desainer interior Catherine Staples menambahkan bahwa sofa di ruang tamu sebaiknya berada di dalam lingkaran dengan diameter 10 kaki, atau sekitar 3 meter. Ini sesuai dengan aturan Lingkaran Percakapan 10 Kaki. Jika orang-orang berada lebih jauh dari 3 meter, percakapan terasa kurang kondusif dan suasananya menjadi kurang baik.

Selain itu, jarak antara sofa dan dinding juga memberi ruang di belakang sofa. Dalam feng shui, aturan ini juga disarankan. Jika di belakang sofa terdapat jendela, usahakan sofa tidak menempel ke dinding. Jarak minimal yang disarankan adalah 5 cm. Jika ingin lebih aman, letakkan lemari kecil atau hiasan di belakang sofa.

Desainer interior Abigail Ahern, yang diinterview oleh Homes and Gardens, menilai bahwa memberi jarak antara sofa dan dinding juga membantu menciptakan kesan ruangan lebih luas. Ia berkata, “Saya akan sedikit cerewet dan mohon jangan menempelkan furnitur ke dinding, sekecil apa pun ruangannya. Jika Anda melakukannya, akan ada ruang kosong yang aneh di tengah, dan itu akan terasa tidak nyaman. Saya tahu ini terdengar tidak masuk akal, tetapi ruangan Anda akan terasa lebih besar jika Anda membiarkannya 'bernapas', dan menggeser sofa sedikit saja akan menciptakan keseimbangan yang lebih baik. Anda tidak akan lagi menonjolkan dimensi ruangan yang sempit,” jelasnya dikutip dari Homes and Gardens.

Aturan ini dapat dikecualikan jika ruangan tersebut benar-benar sempit, misalnya hanya 3x3 meter. Dalam situasi seperti itu, menempel pada dinding tidak menjadi masalah.

Dengan memahami alasan di balik penempatan sofa, Anda dapat menciptakan ruang tamu yang nyaman dan teratur. Menjaga jarak yang cukup antara sofa dan dinding membantu mempererat hubungan sosial, meningkatkan aliran energi, dan memberi kesan ruangan lebih terbuka. Hal ini penting bagi siapa saja yang ingin menciptakan suasana rumah yang hangat dan menyenangkan bagi keluarga maupun tamu.

sofajarak dindingLingkaran Percakapan 10 Kakifeng shuiruang tamudesainer interiorHomes and Gardensenergi aliran

Komentar

Memuat komentar...