Jus Kulkas Tetap Sehat: Vitamin Tetap Stabil 7 Hari

Wati N. · 2 min baca · 51 menit lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Jus Kulkas Tetap Sehat: Vitamin Tetap Stabil 7 Hari

Gambar atau konten salah?

Berbagi jus dalam satu wadah untuk beberapa hari tampak praktis. Setelah buah dan sayur diolah, minuman hanya perlu disimpan di kulkas dan siap diminum kapan saja tanpa repot menyiapkan bahan lagi.

Namun, tak jarang muncul pertanyaan: apakah nutrisi jus tetap utuh setelah disimpan beberapa hari? Suhu dingin memang membantu menjaga kesegaran, tetapi lama penyimpanan dapat memengaruhi kualitas jus.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Heliyon berjudul “Effect of Cold-Pressed and Normal Centrifugal Juicing on Quality Attributes of Fresh Juices: Do Cold-Pressed Juices Harbor a Superior Nutritional Quality and Antioxidant Capacity?” meneliti perubahan kualitas jus selama penyimpanan di kulkas. Penelitian tersebut mencakup lima jenis jus: nanas, jambu biji, wortel, buah naga merah, dan buah naga putih.

Hasilnya menunjukkan bahwa kandungan vitamin C, senyawa fenolik, karotenoid, serta kapasitas antioksidan pada jus yang disimpan pada suhu 4 derajat Celsius relatif stabil selama lima hari pertama. Perubahan yang lebih jelas mulai terlihat setelah hari ke‑6, ketika sebagian besar parameter kualitas gizi menunjukkan penurunan dan mencapai nilai terendah pada hari ke‑7.

Temuan ini menegaskan bahwa menyimpan jus di kulkas selama satu atau dua hari kemungkinan tidak akan menyebabkan perubahan besar pada kualitas gizinya. Namun, semakin lama disimpan, kandungan senyawa bioaktif di dalam jus berpotensi berkurang.

Selain lama penyimpanan, suhu juga berpengaruh. Penelitian yang sama menunjukkan bahwa penyimpanan pada suhu ruang sekitar 28 derajat Celsius selama 48 jam menyebabkan penurunan kandungan vitamin C, senyawa fenolik, karotenoid, serta kapasitas antioksidan pada jus. Sebaliknya, perubahan tersebut tidak ditemukan pada jus yang disimpan di kulkas selama periode yang sama.

Peneliti menjelaskan bahwa senyawa bioaktif dalam jus dapat mengalami degradasi selama penyimpanan. Akibatnya, kandungan zat gizi dan kapasitas antioksidan minuman dapat menurun seiring waktu.

Oleh karena itu, jika ingin membuat jus untuk stok, penyimpanan di kulkas menjadi pilihan yang lebih baik dibanding membiarkannya pada suhu ruang. Namun, untuk mendapatkan kualitas gizi yang optimal, jus tetap sebaiknya dikonsumsi sesegera mungkin setelah dibuat.

Secara keseluruhan, jus yang disimpan di kulkas selama kurang dari satu minggu tetap mempertahankan sebagian besar nutrisi, tetapi disarankan untuk tidak menunggu lebih dari tujuh hari agar kualitasnya tidak menurun secara signifikan.

jusnutrisipenyimpananvitamin Cantioksidansuhu dingindegradasi bioaktif

Komentar

Memuat komentar...