Kardus Sayuran di Rumah Pendeta: Polres Klarifikasi

Wati N. · 2 min baca · 13 hari lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Kardus Sayuran di Rumah Pendeta: Polres Klarifikasi

Gambar atau konten salah?

Di Rabu (20 Mei 2026), warga di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, terkejut ketika menemukan sebuah kardus bekas air mineral di teras rumah dinas Pendeta Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Ploso. Pakar keamanan menilai barang tersebut mencurigakan, sehingga segera diambil tindakan.

Polisi Polres Kudus, dipimpin oleh AKBP Heru Dwi Purnomo, menanggapi kejadian tersebut dengan cepat. Menurut Heru, paket itu dikirim oleh seorang warga Kabupaten Pati yang bersahabat dengan istri pendeta. Ia menegaskan, “Setelah dilakukan klarifikasi, paket tersebut merupakan kiriman bahan makanan dari teman lama. Tidak ada unsur berbahaya, isinya sayuran,” kata Heru dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (21 Mei 2026).

Heru menambahkan, “Kesalahpahaman ini terjadi murni karena miskomunikasi.” Menurutnya, paket tersebut diantar oleh seorang anak jemaat gereja yang berinisial “E”. Anak itu, yang kini bersekolah di Kudus, tidak memberi tahu pendeta sebelum meletakkan paket di depan rumah dinas.

“E menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut,” jelas Heru. “E itu buru-buru berangkat sekolah, jadi lupa mengabari Pak Pendeta setelah menaruh paket,” tambah Heru. Ia juga menjelaskan bahwa “E sempat berniat mengirimkan foto paket sebagai bukti pengantaran, namun lupa mengirimkannya ke pak pendeta.”

Untuk menenangkan masyarakat, Heru mengimbau agar tetap waspada namun tidak panik. Ia menegaskan, “Tetap waspada, tapi jangan panik. Segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat.”

Reaksi publik tidak tinggal diam. Seorang pengguna media sosial menulis, “Lagi rame di Kudus Diduga paket bom di gereja desa Ploso Kecamatan Jati Kudus,” tulis akun media sosial. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, tidak ada bukti bahwa paket tersebut berisi bahan peledak.

Menurut Kabag Ops Polres Kudus, Kompol EkoPujiyono, pemilik rumah dinas pendeta curiga karena tidak menerima kiriman paket. Ia memeriksa rekaman CCTV bersama saksi. Dari rekaman, terlihat seorang pria masuk ke area kompleks sekitar pukul 06.25 WIB, meletakkan kardus di teras, lalu pergi. “Pria tersebut terlihat meletakkan kardus di teras rumah dinas pastori lalu pergi meninggalkan lokasi,” lanjut dia.

Polres Kudus kemudian berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob Pati. Tim Jibom tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi di area rumah maupun lingkungan sekitar. Akhirnya, hasil pemeriksaan menunjukkan paket tersebut berisi sayuran.

Dengan klarifikasi ini, situasi di Ploso kembali tenang. Kejadian ini menyoroti pentingnya komunikasi yang jelas dalam pengiriman barang, terutama di lingkungan gereja yang sering menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Paket MencurigakanPolres KudusGereja Injil di Tanah JawaSayuranKekhawatiran BomMiskomunikasiPenyelidikan CCTV

Komentar

Memuat komentar...