Kebakaran Warung Sembako dan Rumah Huni di Wonoplumbo

Tika M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Warung Sembako dan Rumah Huni di Wonoplumbo

Gambar atau konten salah?

Kebakaran terjadi di Wonoplumbo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada 02 Juni 2026. Sebuah warung sembako dan dua rumah huni terbakar, menimbulkan kerusakan luas.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menerima laporan melalui hotline Damkar pada pukul 11.30 WIB. Tantri Pradono, Kabid Operasional dan Penyelamatan, mengungkapkan: “Laporan masuk dari ketua RT setempat. Informasi yang diterima terkait kebakaran rumah huni yang diduga akibat korsleting listrik yang menyambar tumpukan kardus makanan.”

Setelah menerima laporan, petugas segera meneruskan informasi dan mengerahkan empat armada untuk memadamkan api. Mereka memanfaatkan sumber air dari sendang di dekat lokasi. Akses jalan sempit menjadi kendala, namun kebakaran berhasil dipadamkan. Waktu respons sekitar 20 menit dan pemadaman selesai pukul 13.48 WIB.

Area terbakar mencapai 96 meter persegi dengan ukuran sekitar 12 meter x 8 meter. Satu warung sembako dan dua rumah huni hancur. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Rumah di sebelah lokasi kebakaran, luas 50 meter persegi, berhasil diselamatkan.

Foto yang diterima menunjukkan dinding rumah yang tersisa, atap runtuh menjadi arang bersama perabot yang terbakar. Tantri menambahkan bahwa penyebab kebakaran diduga korsleting listrik yang menyambar tumpukan kardus.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya pengawasan listrik dan persiapan jalur evakuasi bagi penduduk. Respons cepat petugas membantu meminimalkan kerugian yang terjadi di Wonoplumbo.

KebakaranWonoplumboDinas Pemadam KebakaranKorsleting listrikKardus makananHotline DamkarRespons 20 menitKerugian Rp 300 juta

Komentar

Memuat komentar...