Koperasi Desa 2026 Akhiri Rekrutmen, 30K Manager Posisi
Gambar atau konten salah?
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026 telah mengakhiri proses rekrutmen untuk posisi manajer. Hanya peserta yang berhasil melewati seleksi administrasi yang berhak melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi. Bagi yang menanyakan kapan batas akhir pelaksanaan seleksi kompetensi, jawabannya sudah jelas.
Menurut Pedoman Seleksi Pengadaan SDM KDKMP dan KNMP Tahun 2026, tahap kompetensi terdiri dari dua ujian: tes potensi kognitif (TPK) dan tes manajemen koperasi/kelautan dan perikanan. Kedua ujian ini diadakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ujian TPK memiliki enam subtes yang mengukur kemampuan pelamar dalam bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstrak ruang, dan penentuan bentuk. Waktu pengerjaan sekitar lima puluh menit, dan nilai ambang batasnya adalah 110. Sementara itu, ujian manajemen koperasi terdiri dari dua puluh butir soal. Jawaban benar diberi nilai lima, sedangkan jawaban salah atau tidak dijawab bernilai nol.
Seleksi kompetensi merupakan tahap kedua dalam rangkaian pengadaan SDM KDKMP, setelah pelamar dinyatakan lulus pada seleksi administrasi. Tahap ini menentukan apakah peserta berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT).
Berikut jadwal resmi: pelaksanaan seleksi kompetensi akan berakhir pada 12 Mei 2026. Hasil seleksi ini akan memutuskan kelayakan peserta untuk melanjutkan ke SKT. Dengan jumlah formasi mencapai 30.000 posisi Manajer KDKMP di seluruh Indonesia, persaingan dipastikan ketat. Oleh karena itu, para calon perlu memahami mekanisme penilaian sejak awal agar dapat mempersiapkan diri secara lebih optimal.
Berikut kriteria kelulusan seleksi kompetensi KDKMP:
1. Memenuhi nilai ambang batas Tes Potensi Kognitif minimum 110.
2. Masuk dalam kelompok 3 kali jumlah formasi dengan nilai TPK tertinggi dari seluruh peserta.
Artinya, tidak cukup hanya sekadar lolos ambang batas; peserta juga harus berada di peringkat terbaik secara keseluruhan. Jika nilai TPK sama, penentu kelulusan adalah:
• Nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi.
• Jika masih sama, nilai IPK tertinggi.
• Jika masih sama, usia peserta tertua.
• Jika semua sama dan berada di batas 3 kali jumlah formasi, seluruh peserta tetap ikut ke tahap SKT.
Berikut rincian jadwal pendaftaran dan pelaksanaan:
• Pengumuman seleksi: 15 April 2026
• Pendaftaran seleksi: 15–24 April 2026
• Seleksi administrasi: 15–25 April 2026
• Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26–27 April 2026
• Pengumuman jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi: 30 April–2 Mei 2026
• Pelaksanaan seleksi kompetensi: 3–12 Mei 2026
• Pengumuman hasil seleksi kompetensi dan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan: 17–19 Mei 2026
• Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan: 20–31 Mei 2026
• Pengumuman Hasil Akhir (Kelulusan): 5–7 Juni 2026
Setelah kelulusan, pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan akan dilaksanakan dari 17 Juni hingga 16 Juli 2026. Selanjutnya, pelatihan manajerial dan kompetensi bidang akan berlangsung 17–31 Juli 2026.
Dengan jadwal yang terstruktur, para calon dapat menyiapkan diri sesuai tahapan. Persyaratan dan kriteria yang ketat menuntut kesiapan mental dan teknis. Kesempatan ini tetap terbuka bagi yang memenuhi syarat, namun persaingan akan sangat kompetitif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kebakaran Hutan Musi Rawas Utara Terus, Muba Terkendali
Venus & Jupiter Dekat di Langit pada 08–09 Juni 2026
Palembang Tangani 496 Kasus DBD, Dinkes Waspada Kemarau
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
FESyar Sumatera 2026: Festival Ekonomi Syariah Palembang
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Berita Terbaru
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
Fiskal Indonesia Aman: Defisit APBN 0,7% PDB, Purbaya
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Indofest 2026: 80 Brand Outdoor di JCC, Target Rp60 Miliar
