Malang Pakai Jersey Jumat Piala Dunia, Dukung UMKM Ekonomi

Yuli S. · 2 min baca · 10 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Malang Pakai Jersey Jumat Piala Dunia, Dukung UMKM Ekonomi

Gambar atau konten salah?

Di kota Malang, pemerintah daerah menyiapkan langkah berbeda untuk menambah semarak Piala Dunia 2026. Setiap hari Jumat selama turnamen, semua aparatur sipil negara, pegawai, dan staf di lingkungan Pemkot Malang diwajibkan memakai jersey tim peserta.

Aturan ini mulai berlaku pada 19 Juni 2026, sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya tidak hanya menciptakan suasana euforia sepak bola, tetapi juga merangsang ekonomi lokal lewat acara nonton bareng yang melibatkan pelaku UMKM.

Wakil Wali Kota Ali Mutohirin menjelaskan, “Jadi itu berawal dari Surat Edaran Mendagri untuk meramaikan suasana Piala Dunia. Kami juga mendukung karena official siaran Piala Dunia ini dimenangkan oleh TVRI yang merupakan bagian dari pemerintah juga,” kata Ali kepada wartawan pada hari 19 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa Malang memiliki kultur sepak bola yang kuat, sehingga pemerintah kota merespons arahan pusat dengan menerbitkan SE Wali Kota agar euforia turnamen semakin terasa di masyarakat.

Ali menegaskan, “Setiap hari Jumat sampai masa Piala Dunia selesai. Wajib semua ASN, pegawai, dan staf di lingkungan Pemkot Malang memakai jersey Piala Dunia,” tegasnya. Kebijakan ini bukan sekadar soal seragam, melainkan bagian dari rencana pemerintah kota untuk menggelintar perekonomian daerah.

Menurut arahan pemerintah pusat, daerah diminta memperbanyak agenda nonton bareng (nobar) dengan menggandeng pelaku UMKM. Ali berkata, “Kedua, harapan pemerintah pusat itu kita perbanyak nobar-nobar untuk meningkatkan UKM. Sehingga pemberdayaan ekonomi dan peningkatan ekonomi mampu kita naikkan lewat event Piala Dunia ini,” tutur Ali.

Sehari ini, sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Malang terlihat mengenakan jersey negara peserta Piala Dunia 2026. Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso menambahkan, “Jika seluruh ASN Pemkot Malang hari ini mengenakan jersey Piala Dunia,” ia berseru.

Erik menegaskan, “Sebagai tindak lanjut dari S.E. Mendagri, Bapak Walikota juga membuat S.E untuk lingkup Kota Malang dengan mengenakan atribut dan jersey untuk meramaikan Piala Dunia,” imbuhnya.

Dengan kebijakan ini, Malang tidak hanya menampilkan semangat sepak bola, tetapi juga memanfaatkan momen internasional untuk memperkuat ekonomi lokal melalui kolaborasi antara pemerintah, pegawai, dan pelaku usaha mikro. Kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menggabungkan kebudayaan olahraga dengan strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Piala Dunia 2026Malangjerseynonton barengUMKMpemerintah daerahkebijakansepak bola

Komentar

Memuat komentar...