KORMI Kenalkan Pedoman Gerakan Indonesia Aktif, Fokus Olahraga
Gambar atau konten salah?
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) baru saja mengumumkan Pedoman Nasional Gerakan Indonesia Aktif. Pedoman ini dirancang agar olahraga masyarakat semakin dikenal luas. Saat ini, olahraga menjadi pilihan banyak orang yang ingin hidup sehat. Dari minat berolahraga, sering muncul calon atlet yang berpotensi menjadi atlet masa depan.
Pedoman tersebut disusun sebagai panduan strategis untuk memaksimalkan potensi besar Indonesia di bidang olahraga. Fokus utamanya adalah olahraga masyarakat, yang bertujuan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan bersaing. Ketua Umum KORMI, Adil Hakim, menekankan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga akan menghasilkan tenaga kerja yang sehat dan bugar. Tujuannya, menurutnya, adalah meningkatkan produktivitas ekonomi dan menurunkan biaya kesehatan nasional.
“Selama ini, Olahraga Masyarakat memiliki peran fundamental dan strategis dalam membangun bangsa, bukan sekadar aktivitas fisik. Olahraga juga merupakan sarana untuk menjaga kebugaran, kegembiraan, dan interaksi sosial,” kata Adil dalam jumpa persnya di Kemenpora, Rabu (13 Mei 2026). “Lebih jauh lagi, gerakan yang terstruktur ini akan mendukung sektor pariwisata (sport tourism) dan menggerakkan roda ekonomi hingga ke tingkat desa,” ujarnya.
Goverment Indonesia sudah menempatkan pembangunan olahraga sebagai bagian dari Prioritas Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025‑2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025‑2029. Hal ini diperkuat lagi melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Target utama adalah meningkatkan partisipasi masyarakat secara luas dan sistematis.
Di antara cabang olahraga yang tergabung di KORMI, ada pencak silat budaya, esport, skateboard, sepatu roda rekreasi, parkour, yoga, senam kebugaran, dan street soccer. KORMI berharap gerakan Indonesia Aktif ini dapat menjadikan olahraga bukan sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan hidup.
Untuk jangka pendek, KORMI akan meluncurkan program bersama Kemenpora dan Kemenko PMK, yaitu Car Free Day. Program ini diprakarsai oleh Kemenpora. KORMI juga menggandeng Kemenko PMK dan Kemenpora untuk memperluas jangkauan gerakan ini.
Dengan peluncuran Pedoman Nasional Gerakan Indonesia Aktif, KORMI menegaskan komitmen untuk memperkuat olahraga masyarakat sebagai pilar kesehatan, ekonomi, dan sosial di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
