Lebaran Berlemak: Waspada Kolik Bilier Pasca Perayaan

Fitri A. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 45 dibaca
Bisik.id
Lebaran Berlemak: Waspada Kolik Bilier Pasca Perayaan

Gambar atau konten salah?

Selama Lebaran, banyak orang menikmati makanan tradisional yang kaya lemak, seperti santan, gorengan, dan coklat. Namun, seorang pakar penyakit pencernaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, mengingatkan bahaya yang bisa muncul setelah perayaan tersebut.

Menurut beliau, pola makan tinggi lemak dapat memicu kolik bilier, yaitu rasa sakit perut hebat yang muncul tiba-tiba akibat penyumbatan sementara pada saluran empedu. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh batu empedu.

“Sebagian masalah pada kandung empedu, mungkin sudah terjadi peradangan kronis atau ada batu di kandung empedu,” kata Prof Ari, dikutip dari akun Instagramnya pada 29 Maret 2026.

Ia menambahkan, “Sekali lagi, makanan yang mengandung lemak tersebut ya coklat, keju, goreng-gorengan, gulai, dan santan ini bisa memicu terjadinya peradangan kembali pada kandung empedu tersebut.”

Prof Ari menjelaskan bahwa bagi yang sudah memiliki riwayat batu empedu, konsumsi berlebihan makanan berlemak dapat merangsang pembentukan batu baru. Kondisi ini dapat mengiritasi dinding kandung empedu, menimbulkan rasa nyeri yang intens.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar orang yang pernah mengalami masalah pada kandung empedu menghindari makanan berlemak. “Atau mungkin juga Anda sudah ada batu di kantung empedu,” tutupnya.

Kesimpulannya, menjaga pola makan rendah lemak setelah Lebaran dapat membantu mencegah kolik bilier dan komplikasi lain pada sistem pencernaan.

Lebaranmakanan berlemakkolik bilierbatu empedukandung empedupencernaan

Komentar

Memuat komentar...