Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Telkomsel Kuasai Spektrum
Gambar atau konten salah?
Peta persaingan operator seluler di Indonesia berubah drastis. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru saja mengumumkan hasil seleksi penggunaan pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Keputusan ini langsung mengubah komposisi kepemilikan spektrum frekuensi nasional.
Dengan tambahan spektrum baru, kapasitas jaringan tiga operator besar meningkat signifikan. Telkomsel masih menjadi yang terkuat. Mereka mendapatkan tambahan 100 MHz dari hasil seleksi. Sementara itu, XLSmart dan Indosat sama-sama memperoleh tambahan 80 MHz. Namun, komposisi pita frekuensi yang mereka dapatkan berbeda.
Berikut rincian terbaru penguasaan spektrum masing-masing operator setelah lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz:
Telkomsel
Sebelum lelang, PT Telekomunikasi Selular menguasai total 165 MHz spektrum. Rinciannya: 30 MHz di pita 900 MHz, 45 MHz di pita 1.800 MHz, 40 MHz di pita 2,1 GHz, dan 50 MHz di pita 2,3 GHz.
Dari hasil lelang, mereka mendapat tambahan 20 MHz di pita 700 MHz (2x10 MHz) dan 80 MHz di pita 2,6 GHz. Total tambahan 100 MHz. Kini, total spektrum yang dioperasikan Telkomsel mencapai 265 MHz.
XLSmart
Sebelum lelang, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk memiliki total 152 MHz spektrum. Terdiri dari: 22 MHz di pita 800 MHz, 15 MHz di pita 900 MHz, 45 MHz di pita 1.800 MHz, 30 MHz di pita 2,1 GHz, dan 40 MHz di pita 2,3 GHz.
Dari lelang, mereka mendapat tambahan 30 MHz di pita 700 MHz (2x15 MHz) dan 50 MHz di pita 2,6 GHz. Total tambahan 80 MHz. Kini, total spektrum yang dioperasikan XLSmart mencapai 232 MHz.
Namun, ada catatan penting. Berdasarkan data terbaru Komdigi, ada alokasi 15 MHz pada pita 900 MHz yang harus dikembalikan ke negara paling lambat 14 Desember 2026. Ini adalah bagian dari komitmen pascamerger. Setelah pengembalian itu, total spektrum efektif XLSmart menjadi sekitar 217 MHz.
Indosat Ooredoo Hutchison
Sebelum lelang, PT Indosat Tbk mengoperasikan total 135 MHz spektrum. Terdiri dari: 25 MHz di pita 900 MHz, 60 MHz di pita 1.800 MHz, dan 50 MHz di pita 2,1 GHz.
Dari lelang, mereka mendapat tambahan 20 MHz di pita 700 MHz (2x10 MHz) dan 60 MHz di pita 2,6 GHz. Total tambahan 80 MHz. Kini, total spektrum yang dioperasikan Indosat mencapai 215 MHz.
Dengan komposisi terbaru, Telkomsel tetap memimpin dari sisi total kepemilikan spektrum dengan 265 MHz. XLSmart berada di posisi kedua dengan 232 MHz (atau 217 MHz setelah pengembalian pita 900 MHz). Indosat menyusul di posisi ketiga dengan 215 MHz.
Tambahan spektrum ini diharapkan memperkuat kapasitas layanan 4G. Juga mempercepat ekspansi 5G. Serta mendukung target pemerintah menghadirkan layanan broadband berkecepatan tinggi yang lebih merata di seluruh Indonesia. Ini masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Komposisi spektrum yang baru ini menunjukkan persaingan ketat di industri telekomunikasi. Telkomsel masih unggul jauh. Namun, XLSmart dan Indosat tidak tinggal diam. Mereka sama-sama mendapatkan tambahan 80 MHz. Perbedaan ada pada pita frekuensi yang didapat. XLSmart mendapat lebih banyak di pita 700 MHz yang punya jangkauan lebih luas. Indosat mendapat lebih banyak di pita 2,6 GHz yang punya kapasitas lebih besar untuk kecepatan data tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Yamal Dapat Hadiah Ulang Tahun Impian, Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Pedro Porro Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Simbol Gua Eropa Ternyata Bahasa Visual Purba
BCA dan DANA Terbanyak Dipakai Judi Online
XLSmart Gandeng Tencent Cloud untuk Migrasi Skala Besar
Lelang Frekuensi 700 MHz & 2,6 GHz Resmi, Ini Pemenangnya
Berita Terbaru
Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Telkomsel Kuasai Spektrum
Pramono Tinjau LRT Fase 1B, Target Beroperasi Agustus
IHSG Hijau di Awal Sesi, Tapi Tren Masih Tertekan
Pemerintah Tetapkan Harga BBM Nelayan Rp 15.000 Per Liter
Purbaya: Tak Kejar Orang Kaya Sampai Bangkrut
4 Cara Aman Bersihkan Bekas Lem Stiker di Kaca
Panduan Doa Rosario Rabu 15 Juli 2026
