Macron-Pra Buka Pemasaran Susu & Daging di Indonesia

Dedi S. · 2 min baca · 6 hari lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Macron-Pra Buka Pemasaran Susu & Daging di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Di Paris, pada 29 Mei 2026, Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral. Pertemuan tersebut menyoroti kemajuan baru dalam hubungan dagang antara kedua negara.

Macron mengucapkan terima kasih atas kebijakan Indonesia yang membuka pintu bagi produk susu dan daging sapi Prancis. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan strategi ketahanan pangan Indonesia dan upaya meningkatkan kualitas pangan masyarakat.

“Saya juga ingin mengatakan kepada Anda, Presiden Prabowo, betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami, yang juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda, ambisi Anda untuk meningkatkan kualitas pangan rakyat Indonesia,” ujar Macron, dikutip dari rekaman YouTube Sekretariat Presiden.

Selain itu, Macron menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan bilateral dan investasi timbal balik. Ia menekankan pentingnya perjanjian dagang IEU-CEPA segera berlaku di Indonesia.

“Dalam hal ini saya berharap agar perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia segera berlaku. Saya tahu Anda juga berbagi harapan ini, karena kita memang saling melengkapi dalam banyak hal. Untuk memanfaatkan seluruh potensinya, penting agar perjanjian ini diterapkan sepenuhnya, khususnya terkait penghapusan hambatan perdagangan dan investasi,” kata Macron.

Macron juga menyambut baik keinginan BPI Danantara untuk menjadi mitra investasi di Prancis. Ia menyatakan dukungannya terhadap upaya kelompok besar Indonesia dan dana kekayaan negara dalam menambah investasi di Prancis.

“Saya juga menyambut baik keinginan kelompok-kelompok besar Indonesia dan dana kekayaan negara Danantara untuk berinvestasi lebih banyak di Prancis,” ujar Macron.

Perbincangan ini menandai langkah konkret dalam mempererat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa, serta membuka peluang bagi kedua belah pihak untuk meningkatkan kolaborasi di sektor pangan dan investasi.

MacronPrabowoIndonesiaPrancishubungan dagangkedaulatan panganinvestasi

Komentar

Memuat komentar...