Maruarar Lihat Kualitas Tinggi JC Home Koka, BPHTB Gratis
Gambar atau konten salah?
Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, meninjau Perumahan JC Home Koka di Desa Koka, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada 09 Februari 2026. Ia datang bersamanya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Di lokasi, Maruarar menyatakan bahwa jalan menuju perumahan dalam kondisi baik dan rumah-rumahnya memiliki kualitas tinggi. Ia mengungkapkan, “JC Home Koka jalannya bagus dan rumahnya sangat berkualitas,” kepada wartawan yang hadir.
Selama kunjungan, Maruarar melihat langsung aliran air di kamar mandi salah satu rumah. Ia juga menanyakan tentang keamanan, pencahayaan, serta kondisi jalan di sekitar perumahan. Menyimpulkan, ia berkata, “Inilah contoh pengembang yang bisa bertanggung jawab dan masyarakat bisa menikmati rumah yang berkualitas.”
Setelah itu, Maruarar berbincang dengan pengembang rumah subsidi di Minahasa. Fistel Mukuan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menggratiskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Beli Jual (PBG). Ia menekankan, “Presiden Prabowo telah menggratiskan BPHTB dan PBG yang menurutnya sebagai terobosan besar.” Mukuan menambahkan, “Kita mengedukasi masyarakat harus memilih pengembang yang bagus, sebelum membeli lihat rumahnya periksa airnya dan lihat rantai dan temboknya baik atau tidak.”
Pengembang JC Home Koka, Cliff Nicolaas, menegaskan komitmennya untuk membangun kawasan rumah subsidi yang layak. Ia menyatakan, “Komitmen kami membangun kawasan rumah subsidi yang layak untuk semua orang, murah tapi tidak murahan dan layak untuk ditinggali.” Nicolaas juga mengapresiasi perhatian Maruarar dan mengucapkan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri atas proses pengurusan surat‑surat yang dipercepat.
Pengunjung lain, termasuk Menteri Dalam Negeri, mengamati luas lahan dan kualitas bangunan yang menonjol. Tanggapan positif dari semua pihak menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah dan pengembang dalam mewujudkan hunian terjangkau dan berkualitas di Sulawesi Utara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
