Mbappe di Real Madrid: Drama, Rumor, dan Harapan Baru
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Situasi pemain asal Prancis, Kylian Mbappe, di Real Madrid masih belum selesai. Ia merasa seperti ditusuk dari belakang, dan ada orang di klub yang menjelekkan citranya.
Drama ini memuncak ketika Mbappe pergi berlibur ke Italia di tengah pemulihan cedera. Ia kemudian mengaku sudah mendapat izin dari klub dan tidak ada masalah.
Namun, rumor sudah beredar. Para penggemar menilai striker ini tidak profesional. Mereka menganggap ini puncak ketidakpuasan sejak Mbappe bergabung ke Madrid beberapa musim terakhir.
Selama 2 musim, Real Madrid belum menorehkan trofi. Mbappe sering disebut sebagai salah satu penyebab pemecatan Xabi Alonso, dan hubungannya dengan pelatih Alvaro Arbeloa juga tidak baik.
Mbappe mengaku siap bermain, tapi tidak diberi kesempatan. Ia merasa dirinya menjadi striker keempat.
Menurut laporan dari Marca, Mbappe merasa ada orang di klub yang tidak suka kepadanya dan ingin menjelekkan citranya. Ia merasa dikhianati.
Pemain berusia 27 tahun hanya melontarkan satu kalimat tajam: 'Kesalahan saya di sini hanya belum mendapat trofi, itu saja,' tegasnya.
Kini, perhatian tertuju pada siapa pelatih baru Real Madrid musim depan. Nama Jose Mourinho semakin kuat. Ia dikenal mampu menekan ego pemain top dan menempatkan klub di atas segalanya.
Apakah tangan dingin Mourinho dapat menyulap Kylian Mbappe dan mengakhiri drama ini? Itu menjadi pertanyaan bagi para penggemar.
Situasi Mbappe di Real Madrid masih penuh ketegangan. Ia menekankan kurangnya trofi sebagai satu-satunya kesalahannya, sementara klub menunggu keputusan pelatih baru yang mungkin dapat menstabilkan tim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan