Menteri Kesehatan: Nutri Level Fokus Besar, UMKM Bebas

Fitri A. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Menteri Kesehatan: Nutri Level Fokus Besar, UMKM Bebas

Gambar atau konten salah?

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan kebijakan Nutri Level di konferensi pers di Jakarta Selatan pada 14 April 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk mengatur konsumsi Gula, Garam, Lemak (GGL) di sektor pangan olahan.

“Kita mulainya dari yang chain besar dulu, bukan yang UMKM. Jadi yang UMKM kita bebaskan dulu,” ujarnya. Menkes menegaskan bahwa program ini akan memfokuskan pada industri besar terlebih dahulu.

Ia menambahkan bahwa masa transisi penerapan Nutri-Level ke industri akan berlangsung satu sampai dua tahun. Hal ini memberi waktu bagi perusahaan untuk menyesuaikan produk.

“Tapi tunggu peraturannya keluar. Karena tetap saja ada yang merasa ‘Pak dua tahun kecepetan’ ada yang merasa kelamaan. Tapi, kami akan kasih waktu yang cukup lah untuk masa transisi,” kata Menkes.

Untuk memastikan aturan berjalan, Kemenkes akan bekerja sama dengan BPOM memantau implementasi dan sekaligus mengedukasi masyarakat.

Ia berharap masyarakat dapat memilih makanan dan minuman lebih bijak, sehingga risiko penyakit akibat GGL tidak terkontrol dapat berkurang.

“Satu hal yang kami pelajari, kalau kesehatan itu dipaksakan pemerintah dalam bentuk program, hasilnya itu tidak pernah lebih baik, dibandingkan kalau kesehatan itu menjadi kesadaran pribadi dalam bentuk gerakan,” tutupnya.

Kebijakan Nutri Level menargetkan industri besar, memberi waktu transisi satu sampai dua tahun, dan menekankan pentingnya kesadaran pribadi dalam menjaga kesehatan.

Nutri LevelGula, Garam, Lemak (GGL)Industri besarBPOMTransisi satu sampai dua tahunKebijakan kesehatanUMKM

Komentar

Memuat komentar...