Menteri Keuangan Ungkap Sabotase Internal di Coretax

Bima J. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Menteri Keuangan Ungkap Sabotase Internal di Coretax

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, mengungkapkan bahwa ada aksi nakal di bawahannya yang memengaruhi sistem pajak online Coretax. Ia menyadari masalah tersebut ketika sistem kembali mengalami gangguan berputar‑putar, meski sebelumnya sudah berhasil diatasi.

Menurut Purbaya, penyebabnya adalah adanya pihak internal yang memasukkan kembali vendor lama yang bermasalah. Vendor tersebut telah dihentikan karena layanan yang dianggap lambat. “Tiba‑tiba di Coretax ada laporan lagi bahwa itu muter‑muter Coretax‑nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal, ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita udah berhentiin karena lelet service‑nya dimasukin lagi diem‑diem,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (27 Maret 2026).

Purbaya menyatakan tidak ada pihak yang mau mengakui perbuatan tersebut. Namun, ia berjanji akan melakukan pemeriksaan dan siap memberikan tindakan tegas. “Sekarang mereka nggak ngaku lagi siapa yang masukin, nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak,” tegasnya.

Ia juga menyoroti desain Coretax yang dinilai aneh. Menurutnya, ada pihak yang membuat sistem menjadi tidak ideal sehingga memanfaatkan masalah yang muncul. “Coretax itu desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru kan dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang kan. Rupanya agak rumit, supaya di tengahnya ada aplikasi interface. Ini ada yang jual ke perusahaan‑perusahaan besar, saya baru tahu,” jelas Purbaya.

Meski demikian, perbaikan menyeluruh belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena sistem masih berjalan. Untuk sementara, fokus diarahkan pada pengamanan sistem serta menghilangkan hambatan yang ada, sebelum dilakukan pembenahan lebih lanjut dalam kurun waktu sekitar satu tahun ke depan. “Saya akan beresin itu. Tapi nggak bisa sekarang kan, karena udak lagi jalan, nanti ke depan setahun ke depan kita beresin itu. Kita amankan dulu semua Coretax itu yang ada hambat‑hambat habis itu saya bersihin yang ruang interface yang sengaja diciptakan,” tambahnya.

Di sisi lain, Purbaya menyebut pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) masih akan diperpanjang hingga akhir April karena jumlah wajib pajak yang melapor belum mencapai target. Hingga saat ini, sekitar 9 juta wajib pajak telah menyampaikan SPT, sementara masih ada sekitar 7‑8 juta lainnya yang belum melapor.

Dengan demikian, pemerintah menegaskan bahwa meski terdapat kendala teknis dan tindakan nakal, langkah-langkah pengamanan dan perbaikan sistem akan terus dilakukan. Sementara itu, perpanjangan batas pelaporan SPT menunjukkan upaya untuk memastikan semua wajib pajak dapat melaporkan tepat waktu.

CoretaxPurbaya Yudhi Sadewavendor lamapenyimpangan internalSPTwajib pajakpengamanan sistem

Komentar

Memuat komentar...