Minibus Terjun ke Jurang 300 Meter di Pekalongan, Satu Tewas

Wati N. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Minibus Terjun ke Jurang 300 Meter di Pekalongan, Satu Tewas

Gambar atau konten salah?

Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalur pegunungan Pulosari, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu pagi, 21 Juni 2025. Sebuah minibus terjun ke jurang sedalam sekitar 300 meter, mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka.

Peristiwa itu terjadi di jalan menuju Dukuh Pulosari, tepatnya di RPH Kapundutan petak 36, yang berada di wilayah Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang. Mobil yang mengalami kecelakaan adalah Suzuki Futura dengan nomor polisi B 1309 PKY.

Kepala Desa Wonosido, Winarso, menjelaskan bahwa kejadian diketahui sekitar pukul 10 pagi. Lokasinya berada di jalur Pulosari yang menghubungkan Kecamatan Lebakbarang dengan Kecamatan Petungkriyono. Menurut Winarso, kondisi jalan di daerah itu sebenarnya cukup bagus. Namun, jalan tersebut memiliki banyak tanjakan dan turunan yang tajam. Hal ini membuat lokasi itu rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak familiar dengan medan jalan.

"Diduga mobil tidak kuat menanjak sehingga melaju mundur hingga masuk jurang," kata Winarso.

Di dalam mobil tersebut terdapat tiga orang. Dua di antaranya adalah orang dewasa, yakni Kholidin (39) dan Abdul Basit (26), serta satu anak-anak bernama Akbar (7). Ketiganya diketahui berasal dari Desa Kayuguritan, Kecamatan Karanganyar.

"Ada satu yang meninggal dunia. Dua lainnya sudah dibawa ke rumah sakit," jelas Winarso.

Winarso menambahkan, peristiwa itu awalnya tidak diketahui oleh warga sekitar. Hal ini karena lokasi kejadian berada jauh dari pemukiman penduduk. Warga baru mengetahui adanya kecelakaan setelah ada yang melintas di ruas jalan tersebut dan mendengar suara minta tolong dari para korban.

"Ada warga yang lewat dan mendengar teriakan orang minta tolong. Dua dari tiga orang yang ada di dalam mobil itu berhasil merangkak naik ke atas tebing dan meminta tolong warga yang lewat," katanya.

Basit dan Akbar, bocah berusia 7 tahun, dalam kondisi penuh luka, berhasil merangkak naik dari jurang. Setelah sampai di ruas jalan, keduanya meminta pertolongan kepada warga yang kebetulan melintas di tempat itu.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian melaporkan adanya minibus yang masuk ke jurang ke Polsek Lebakbarang. Pihak polsek segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, membantu proses evakuasi korban, serta mengamankan lokasi kejadian.

Sementara itu, Plt Kadus Geritan, Desa Kayuguritan, Sodikin, membenarkan bahwa warganya mengalami kecelakaan di Lebakbarang. Ia menyebutkan satu orang yang meninggal adalah Kholidin.

"Yang meninggal Kholidin. Almarhum itu, semula warga asli sini, tapi KTP-nya sudah Jakarta. Akbar itu anaknya Kholidin," kata dia.

Dalam peristiwa tersebut, terdapat tiga orang korban yang mengalami luka-luka. Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Setelah menerima laporan, anggota Polsek Lebakbarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu proses evakuasi korban. Terdapat tiga korban yang selanjutnya dibawa ke RSUD Kajen untuk mendapatkan perawatan medis," kata Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto.

Daryanto menambahkan, para korban langsung dievakuasi ke RSUD Kajen. Sementara itu, kendaraan minibus masih berada di lokasi kejadian.

"Untuk saat ini mobil belum bisa dilakukan evakuasi karena berada di jurang sedalam kurang lebih 300 meter," ungkapnya.

Kecelakaan di jalur pegunungan ini kembali mengingatkan bahwa medan jalan yang ekstrem dengan tanjakan dan turunan tajam membutuhkan kewaspadaan ekstra dari pengendara. Meskipun kondisi jalan dinilai baik, faktor kelengahan atau ketidakmampuan kendaraan dalam menghadapi medan bisa berakibat fatal.

kecelakaanpegununganminibusterjun jurangPulosarievakuasikorban

Komentar

Memuat komentar...