Warga Indonesia raih penghargaan Türkiye Alumni Awards 2026
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Sebuah penghargaan internasional baru saja diterima oleh Budy Sugandi, yang menjadi satu-satunya warga Indonesia yang meraih Türkiye Alumni Awards 2026. Penghargaan ini diberikan dalam kategori Ekonomi dan Kewirausahaan.
Penghargaan tersebut ditujukan kepada para alumni internasional yang pernah menempuh pendidikan tinggi di Turki. Mereka dinilai telah memberikan kontribusi nyata di bidang profesinya masing-masing. Selain itu, para penerima juga dinilai berperan dalam memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Turki dengan negara asal mereka.
Budy Sugandi, yang akrab disapa Gandi, mengaku sangat bersyukur atas penghargaan ini. "Saya merasa sangat bersyukur dan terhormat menerima penghargaan ini. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya secara pribadi, tetapi juga menjadi pengakuan atas potensi dan kontribusi anak bangsa Indonesia di tingkat global," ujar Gandi dalam keterangan yang diterima pada Sabtu, 20 Juni 2026. "Semoga penghargaan ini semakin mempererat hubungan Indonesia dan Turki, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak kolaborasi di bidang inovasi, teknologi, pendidikan, dan kewirausahaan," sambungnya.
Gandi merupakan alumni S2 dari Marmara University di Istanbul, Turki. Ia menyelesaikan studi tersebut dengan beasiswa YTB Türkiye Burslari. Ia dikenal sebagai seorang entrepreneur, inovator, dan pembicara publik. Ia aktif mendorong transformasi digital, pengembangan teknologi, kewirausahaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi internasional, ia terus berupaya menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi pembangunan ekonomi dan masyarakat.
Saat ini, Gandi tercatat memiliki dua perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan ekonomi kreatif. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Kepala Buperta Cibubur, sebuah unit usaha milik Pramuka.
Budy juga pernah dipercaya sebagai Co-chairman Y20 2022, yang merupakan bagian dari Presidensi G20 Indonesia. Ia juga menjadi Delegasi Indonesia ke COP28 Dubai pada 2023. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Direktur Talent Acquisition di UNU Yogyakarta.
Dalam dunia pendidikan, setelah menyelesaikan S2 di Marmara University Istanbul, Gandi melanjutkan studi di Technische Universität Braunschweig, Jerman, dengan beasiswa Erasmus+. Setelah itu, pada 2016, ia kembali meraih beasiswa Australia Awards untuk program short course yang berfokus pada pemimpin, wirausaha, dan inovator di bidang teknologi.
Tidak berhenti di situ, Gandi kemudian melanjutkan studi PhD di jurusan Education Leadership and Management di Southwest University, China. Ia meraih beasiswa China Government Scholarship (CGS) untuk program tersebut.
Penghargaan internasional 2026 Türkiye Alumni Awards pada kategori Economics and Entrepreneurship ini diberikan oleh Presidency for Turks Abroad and Related Communities, atau Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı (YTB). Lembaga ini berada di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki.
Prosesi penganugerahan 2026 Türkiye Alumni Awards berlangsung di Ankara, Turki, pada Kamis, 18 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Türkiye, Cevdet Yılmaz, serta Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Türkiye, Mehmet Nuri Ersoy. Turut hadir Presiden YTB, Abdulhadi Turus, dan para duta besar dari berbagai negara sahabat. Pejabat pemerintah dan ratusan alumni penerima beasiswa YTB Türkiye dari berbagai belahan dunia juga hadir dalam acara tersebut.
Para penerima penghargaan YTB Alumni Turki tahun 2026 ini terbagi ke dalam tujuh kategori. Berikut adalah daftar lengkapnya:
- Kategori Akademik dan Penelitian Ilmiah: Prof. Dr. Ali Ovgun, alumnus asal Republik Turki Siprus Utara.
- Kategori Ekonomi dan Kewirausahaan: Dr. Budy Sugandi, alumnus asal Indonesia.
- Kategori Media dan Komunikasi: Lamis Alsoradi, alumnus asal Palestina (TRT TV).
- Kategori Budaya dan Seni: Prof. Dr. Halid Tadmori, alumnus asal Lebanon.
- Kategori Kontribusi terhadap Hubungan Internasional: Abdulkadir Mohamed Nur, alumnus asal Somalia (Menteri).
- Kategori Penghargaan Kesetiaan (Vefa): Letnan Jenderal Dr. Amran Amir Hamzah, alumnus asal Malaysia.
- Kategori Penghargaan Kehormatan Seumur Hidup: Prof. Dr. Tadashi Suzuki, alumnus asal Jepang.
Penghargaan ini menegaskan bahwa kontribusi individu Indonesia di kancah internasional terus diakui. Perjalanan pendidikan Gandi yang panjang, dari Turki hingga China, menunjukkan komitmennya pada pengembangan diri. Ia tidak hanya membangun karier pribadi, tetapi juga membawa nama Indonesia di panggung global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mantan Menkeu Chatib Basri Jadi Visiting Professor di LSE
Hasil SPMB Jateng 2026 Diumumkan Hari Ini
Anggaran Pendidikan Rp40 Triliun Disetujui
Poltekpel Surabaya Buka Pendaftaran Gelombang 3, Jalur Mandiri Tanpa Ikatan Dinas
Pendaftaran Taruna STMKG 2026 Segera Dibuka, Simak Syaratnya
Kemenag Salurkan Insentif Guru PAI Non-ASN Mulai Juni 2026
Berita Terbaru
Pemula Maraton Rentan Rhabdomyolysis, Dokter: Pemanasan Bertahap Kunci Utama
Turis AS di Bali Beri Rp150 Ribu ke Pencopet Disabilitas
Aturan Baru FIFA: Tutup Mulut Saat Bicara, Kartu Merah Langsung
Warga Indonesia raih penghargaan Türkiye Alumni Awards 2026
Polres Bangka Barat mulai bangun dua rumah korban kebakaran
Jasad Pria di Sungai Ayung Teridentifikasi, Korban Asal Banyuwangi
Keluarga Korban Kekerasan di Malaysia Kembali Ditipu Rp2,8 Juta
