MLFF Tol Bali Mandara Masih Pra‑Uji, BPJT Awasi Sampai Uji
Gambar atau konten salah?
Multi Lane Free Flow (MLFF) adalah sistem tol nirsentuh yang belum beroperasi di jalan tol Indonesia. Ide ini pertama kali dibicarakan pada 2021 dan rencana pelaksanaannya sudah tertunda beberapa kali. Pada akhir Desember 2023, MLFF diuji coba di Tol Bali Mandara, namun hasilnya masih berada di tahap pra‑uji coba.
Menurut Wilan Oktavian, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, pengembangan MLFF merupakan bagian dari transformasi layanan tol nasional. Ia menegaskan bahwa setiap langkah harus hati‑hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan. “Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati‑hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan,” ujar Wilan dalam keterangan tertulis, Jumat (17 April 2026).
Wilan menjelaskan bahwa saat ini MLFF masih berada pada tahap awal, yaitu pra‑uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba yang lebih luas. “Saat ini kami masih berada pada tahap pra‑uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba dan evaluasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Selain teknologi, kesiapan pengguna menjadi faktor kunci. Meskipun penetrasi smartphone tinggi, masih ada tantangan terkait literasi digital, akses teknologi, dan kepatuhan pengguna. “Adopsi sistem baru membutuhkan kesiapan perilaku. Oleh karena itu, perlu disiapkan proses adaptasi dan sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik,” tambah Wilan.
Di sisi lain, kesiapan ekosistem juga menjadi perhatian utama pemerintah. Koordinasi terus dilakukan bersama Badan Usaha Pelaksana MLFF dan pemangku kepentingan terkait. Hal ini mencakup penyelarasan regulasi, integrasi sistem, keamanan data, dan dukungan operasional. Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan implementasi MLFF sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, pengguna, dan ekosistem.
Dengan pendekatan bertahap, diharapkan MLFF dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, efisiensi perjalanan, dan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan memperlancar mobilitas di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BP3D Luncurkan Program Infrastruktur di Daerah Jauh
Doni Akbar Tekankan Data Akurat dan Modernisasi Rel Kereta
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Kenaikan Harga Minyakita Tertinggi Disepakati, Waktu Belum
PHK Januari–Mei 2026 Turun ke 23.470, Proyeksi CORE Naik
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
