Motor Suzuki Thunder Antre SPBU Bungi, Polisi Cari Pelangsir
Gambar atau konten salah?
Sejumlah motor Suzuki Thunder antre di SPBU Bungi, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Video yang menampilkan antrean panjang motor berkapasitas 15 sampai 25 liter menjadi viral di media sosial. Polisi kini sedang menyelidiki dugaan pelangsir BBM di balik antrean motor bertangki besar tersebut.
"Terkait video (antrean motor Thunder) kami akan cek ke pihak SPBU," ujar Kapolsek Duampanua AKP Muslimin pada Selasa (07 April 2026). Ia mengaku belum mendapatkan informasi terkait waktu kejadian dalam video itu.
Muslimin menyatakan bahwa kepolisian akan turun ke lokasi SPBU untuk mengambil keterangan saksi dan pihak SPBU. Ia menambahkan, "Kita belum tahu itu video kapan direkam, tapi kami akan cek agar bisa dapat informasi dari pihak SPBU,".
Ia mengimbau petugas SPBU lebih selektif melayani pembeli agar tidak menimbulkan keresahan warga. Personel Polsek Duampanua akan standby di SPBU untuk melakukan pengawasan. Ia berkata, "Saya sudah sampaikan setelah adanya yang viral motor Thunder itu agar tidak ada lagi motor Thunder yang masuk mengisi BBM agar menghindari ada yang memanfaatkan situasi (menimbun BBM)".
Muslimin menegaskan bahwa selama ini anggota Polsek rutin melakukan pemantauan di SPBU Bungi demi memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan. Ia menambahkan, "Kami pastikan selama ini anggota rutin melakukan pemantauan di SPBU (Bungi) demi memastikan distribusi BBM memang berjalan sesuai dengan aturan,".
Ia juga meminta warga agar tidak panik dengan kondisi yang terjadi saat ini. Menurutnya, pihak Pertamina sudah menjamin stok aman dan harganya tidak naik. Ia mengimbau, "Kita mengimbau agar warga tidak panik dan dapat antre dengan tertib. Dari pihak Pertamina sudah menyampaikan stok aman dan yang terjadi justru panik buying,".
Video yang beredar menunjukkan puluhan motor Suzuki Thunder menunggu di SPBU Bungi. Pemilik motor seringkali meninggalkan kendaraan mereka karena antrean panjang. Narasi video menulis bahwa motor berkapasitas 15 sampai 25 liter tersebut diduga milik pelangsir BBM. Perekam menduga pelaku hendak menimbun BBM.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan distribusi BBM di titik-titik penyaluran. Polisi berupaya memastikan tidak ada penyalahgunaan fasilitas SPBU dan mencegah potensi penimbunan. Sementara itu, Pertamina menegaskan kembali ketersediaan stok dan menolak tuduhan kenaikan harga.
Keberadaan motor-motor berkapasitas besar di SPBU menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi penimbunan BBM. Pemerintah dan aparat berusaha menjaga ketertiban dan transparansi distribusi bahan bakar, sekaligus menenangkan masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti prosedur antrean yang berlaku.
Kejadian ini menunjukkan perlunya koordinasi antara Polisi, SPBU, dan Pertamina untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas distribusi BBM dan menjaga kepercayaan publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Renungan Rabu: Kebangkitan dan Harapan di Tengah Hidup
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
