Musda Golkar Jawa Barat 1–3 April 2026: Pilih Ketua DPD Perebutan

Rizki W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Musda Golkar Jawa Barat 1–3 April 2026: Pilih Ketua DPD Perebutan

Gambar atau konten salah?

Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat akan digelar pada 1 sampai 3 April 2026. Acara ini menjadi momen penting bagi partai untuk menentukan arah kepemimpinan di masa depan. Bersamaan dengan persiapan Musda, proses penjaringan calon ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat resmi dibuka.

Menurut MQ Iswara, Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat, pelaksanaan Musda telah mendapat lampu hijau dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Ia menjelaskan, “Partai Golkar Jawa Barat pernah mengirimkan surat ke DPP Partai Golkar tanggal 26 September 2025 yang isinya meminta waktu pelaksanaan Musda. Alhamdulillah tanggal 29 Maret 2026 telah keluar surat dari DPP yang mengizinkan, memberikan waktu Musda untuk Partai Golkar Jawa Barat yaitu pada tanggal 1 dan 2 April 2026,” ujar Iswara saat memberi keterangan pada Selasa (31 Maret 2026).

Setelah mendapat izin, DPD Golkar Jawa Barat menggelar rapat pembentukan struktur kepanitiaan. Musda XI akan diselenggarakan di Trans Luxury Hotel Bandung pada 1 sampai 3 April 2026. Ketua Steering Committee (SC) Musda, Yomanius Untung, menegaskan bahwa mekanisme penjaringan mengacu pada petunjuk pelaksanaan yang berlaku.

Proses pendaftaran calon ketua dimulai dengan pengambilan formulir. Untung mengumumkan, “Besok kita akan membuka proses pengambilan formulir bagi bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat dan dipersilakan kepada yang bersangkutan untuk mengisi persyaratan-persyaratan,” katanya. Salah satu syarat utama adalah dukungan minimal dari pemilik suara.

Dalam Juklak, disebutkan bahwa dukungan sekurang‑kurangnya 30 persen dari pemilik suara diperlukan. Dengan 33 pemilik suara, calon harus mengantongi minimal 10 dukungan. Untung menjelaskan, “Salah satu persyaratan yang krusial adalah dukungan. Dalam Juklak itu disebutkan bahwa dukungan sekurang‑kurangnya 30% dari pemilik suara. Kita punya 33 pemilik suara sehingga kemudian kalau kira‑kira dihitung 30% ada 10 dukungan minimal,” ia tambah. Ia juga menegaskan bahwa setiap dukungan hanya berlaku untuk satu calon, sehingga dukungan akan gugur jika calon memilih dua atau lebih.

Setelah pendaftaran terbuka, tahap verifikasi akan dilaksanakan sebelum nama-nama calon dibawa ke forum sidang. Iswara menjelaskan, “Diberi waktu sampai jam 24.00 untuk memenuhi persyaratan sekaligus mengembalikan. Selanjutnya tim verifikasi akan menyampaikan kepada pimpinan sidang terkait dengan hasil verifikasinya yang akan disampaikan pada saat rapat paripurna tentang pemilihan calon ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat,” ungkapnya.

Di tengah persiapan Musda, kabar penting muncul: Ketua DPD Golkar Jawa Barat saat ini, Dr. Tubagus Ace Hasan Syadzily, tidak akan maju kembali. Iswara menegaskan, “Jadi sebenarnya sebagian besar pengurus dan juga para ketua DPD Kabupaten Kota masih berharap Pak Dr. Tubagus Ace Hasan itu untuk memimpin kembali Jawa Barat,” katanya. Keputusan Ace tidak maju dipengaruhi dinamika di tingkat pusat, di mana ia juga menjabat sebagai Gubernur Lemhannas dan wakil ketua umum Partai Golkar.

Iswara menambahkan bahwa DPP Partai Golkar meminta Ace Hasan fokus pada tugasnya di pusat. Ia menyatakan, “Jadi ketua umum meminta Pak Ace ini untuk lebih fokus pada jabatannya sebagai Gubernur Lemhannas, sebagai wakil ketua umum dan jabatan‑jabatan lain yang sering diberikan oleh ketua umum kepada Pak Ace,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa di bawah kepemimpinan Ace, Golkar Jawa Barat mencatatkan sejumlah capaian signifikan.

Iswara menyoroti peningkatan kursi partai di berbagai tingkat pemerintahan. Ia berkata, “Jujur saya sampaikan di bawah kepemimpinan Pak Ace Partai Golkar Jawa Barat ini mengalami kemajuan, peningkatan. Ukurannya adalah pada saat Pileg dimana kursi Partai Golkar itu naik. DPR RI naik dari 14 menjadi 16, kemudian DPRD provinsi dari 17 menjadi 19 kursi, DPRD kabupaten kota dari 201 menjadi 217,” ungkapnya. Ia juga menegaskan kontribusi partai dalam Pilkada dan pilpres, menyebut, “Begitupun pada Pilkada. Kita mengalami dan juga pada pilpres, kita partisipasi berkontribusi signifikan pada pemenangan Prabowo Subianto Gibran di Jawa Barat,” pungkasnya.

Musda XI akan menjadi ajang bagi partai untuk menilai dan memilih pemimpin baru, sekaligus meninjau pencapaian sebelumnya. Dengan proses yang transparan dan dukungan yang jelas, Golkar Jawa Barat siap mempersiapkan masa depan partainya.

Musda XIGolkar Jawa BaratDPDpemilihan ketuadukungan suaraTrans Luxury Hotel BandungPrabowo Subianto

Komentar

Memuat komentar...