OJK Siapkan Komisioner Baru Awasi Bursa Mineral

Maya K. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
OJK Siapkan Komisioner Baru Awasi Bursa Mineral

Gambar atau konten salah?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersiap menambah satu anggota dewan komisioner (ADK). Posisi baru ini adalah kepala eksekutif pengawas bursa mineral dan komoditas strategis. Langkah ini diambil karena OJK mendapat mandat baru dari Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner OJK, mengungkapkan bursa tersebut ditargetkan beroperasi penuh pada 1 Januari 2027. "Bakal ada kepala eksekutif pengawas bursa mineral dan komoditas strategis yang baru. Kalau minat pada daftar, daftarnya ke pansel. Itu insyaallah nanti 1 Januari 2027 bursanya sudah harus beroperasi," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Rabu (15 Juli 2026).

Wanita yang akrab disapa Kiki itu menjelaskan panitia seleksi akan segera dibentuk. Bukan hanya soal siapa yang akan duduk sebagai kepala eksekutif, banyak hal lain yang perlu disiapkan. Infrastruktur dan aturan turunan dari OJK menjadi prioritas. "Banyak yang harus disiapkan, terutama infrastruktur kemudian peraturan. Paling tidak POJK-nya juga sudah harus ada," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kiki menyebut Indonesia memiliki potensi besar di sektor ini. Sumber daya alam yang melimpah, menurutnya, bisa mendorong Indonesia menjadi pusat perdagangan mineral dan komoditas strategis. "Ini juga sesuatu yang kita lihat sangat dahsyat potensinya ya, di mana Indonesia ini memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu pusat perdagangan mineral dan komoditas strategis di Indonesia dan juga global tentu saja," ungkap Kiki dalam acara Investment Forum di Main Hall BEI.

Singkatnya, OJK tengah mempersiapkan struktur pengawasan baru untuk bursa mineral dan komoditas strategis. Target operasional pada awal 2027 masih membutuhkan banyak persiapan, mulai dari sumber daya manusia hingga regulasi pendukung. Potensi Indonesia sebagai pusat perdagangan global di bidang ini menjadi alasan utama di balik percepatan tersebut.

OJKbursa mineralkomoditas strategisdewan komisionerkepala eksekutifpengawasan2027

Komentar

Memuat komentar...