Pasar Kangen Nostalgia Hidupkan Teras Malioboro, 28/05/2026
Gambar atau konten salah?
Pasar Kangen kembali menghidupkan suasana Teras Malioboro pada 28 Mei 2026. Event ini, yang dinamai Kangen Dolan #3 Teras Malioboro 2026, berlangsung mulai 27 Mei 2026 hingga 1 Juni 2026, memberi kesempatan bagi pejalan kaki untuk menikmati kuliner nostalgia tanpa harus keluar rumah.
Lokasi di Teras Malioboro dibuka pukul 15.00 WIB, menampilkan deretan kios yang dirancang menyerupai pasar tradisional. Setiap kios menampilkan makanan khas daerah yang dulu menjadi favorit milenial masa kecil, disajikan dengan aroma yang menggoda.
Di antara hidangan, sate bekicot dari Kediri menjadi primadona. Rasa yang menyerupai kerang membuat pengunjung penasaran, namun harganya hanya Rp 15 ribu. Selain itu, tahu petis dan kerak telor khas Betawi juga tersedia, menambah variasi rasa.
Minuman khas keraton, bir jowo, menjadi pilihan segar. Gelas berisi campuran jahe dan lemon memberi sensasi dingin, dengan harga Rp 13 ribu per gelas. Menurut catatan sejarah, minuman ini pernah disajikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII kepada Gubernur Belanda.
Selama acara, band lokal tampil di panggung Teras Malioboro, menciptakan suasana santai dan penuh tawa. Pengunjung terlihat menikmati musik sambil mengingat masa kecil, memegang permen gulali berbentuk bunga, atau penasaran mencoba sate bekicot.
Semua makanan di Pasar Kangen bersifat halal, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir. Harga makanan berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 30 ribuan, membuat acara ini ramah di kantong.
Acara ditutup pukul 22.00 WIB. Tidak ada biaya masuk, sehingga siapa pun dapat masuk, memilih makanan, dan membayar langsung di tempat. Semua tenant menerima pembayaran tunai maupun Qris.
Dengan libur panjang yang datang, Teras Malioboro menjadi tempat yang tepat untuk meluangkan waktu. Para wisatawan dapat menikmati kuliner khas sambil merasakan nuansa nostalgia yang kental.
Foto: Bonauli
Event ini menonjolkan kembali kehangatan pasar tradisional, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenang kenangan masa kecil melalui rasa dan musik yang akrab.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
10 Tempat Wisata di Tangerang, Akses KRL Mudah
5 Gunung Alternatif untuk Hindari Keramaian Bromo
10 Destinasi Wisata di Jakarta yang Mudah Dijangkau Naik KRL
Gua Donan Pangandaran Sepi, Tiket Gratis pun Tak Laku
7 Destinasi Dingin Jawa Tengah Selain Dieng
Pantai Lakban: Wisata dan Sejarah Tambang Belanda