Patung Marsinah Dipindah ke Makam Pahlawan, Dipasang 24 April
Gambar atau konten salah?
Nganjuk – Patung lama Marsinah, yang sebelumnya berdiri di monumen tepi Jalan Raya Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, kini dipasang di area makam sang pahlawan nasional.
Patung ini dibangun dengan dana swadaya serikat buruh se‑Jawa Timur. Setelah dipindahkan dan diperbaiki, pada 24 April 2025 patung yang dicat emas tersebut sudah berdiri kokoh.
Doa dan tasyakuran di area makam digelar sebagai ungkapan syukur atas pendirian ulang patung lama Marsinah. Hadir di acara tersebut adik kandung Marsinah, Wijiati, dan anggota serikat buruh.
Tak hanya itu, hadir juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk, Gunawan Widagdo; Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan; Dandim 0810/Nganjuk Letkol Taufan Yudha Bhakti; serta sejumlah perwakilan wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nganjuk.
Kegiatan dimulai dengan proses tabur bunga di pusara Marsinah, dilanjutkan pembacaan doa. Ketua KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno, menyatakan, “Kami dari serikat pekerja yang ada di Kabupaten Nganjuk khususnya, siap membantu pemerintah daerah dan aparat untuk persiapan penyambutan kedatangan Presiden Prabowo tanggal 2 Mei 2025 nanti.” Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk, Polres Nganjuk, dan Dandim 0810/Nganjuk atas bantuan pendirian patung lama ini.
Kelik menegaskan bahwa berdirinya monumen ini menjadi simbol kebersamaan antara organisasi buruh, pemerintah daerah, aparat, dan elemen lain di Kabupaten Nganjuk. “Artinya pembangunan patung ini bersama ini adalah kontribusi dari semua pihak,” imbuh Kelik.
Kepala Disporabudpar Nganjuk, Gunawan Widagdo, menegaskan bahwa berdirinya patung ini menunjukkan harmoni yang baik antar elemen. “Terlihat sekali guyub rukun semua elemen. Jadi antara pihak pemerintahan, TNI‑Polri, juga dari teman‑teman LSM, wartawan, tokoh‑tokoh pergerakan yang ada di Nganjuk tumplek‑plek di sini. Alhamdulillah,” kata Gunawan.
Pembangunan monumen baru ini merupakan wujud kolaborasi antara organisasi buruh, pemerintah daerah Kabupaten Nganjuk, Polres Nganjuk, Kodim 0810/Nganjuk, dan elemen lain di Kabupaten Nganjuk. Awalnya patung pada monumen baru ini dipasang di monumen tepi Jalan Raya Nglundo, yang kini sudah dipasang patung baru terbuat dari perunggu.
Acara ini menegaskan bahwa pergerakan sosial dan kebudayaan di Nganjuk dapat bergerak bersama, menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sejarah serta pergerakan buruh di daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
