PDAM Tirtanadi Gangguan Air Bersih di Medan & Deli Serdang
Gambar atau konten salah?
PDAM Tirtanadi melaporkan gangguan penyediaan air bersih di tujuh kecamatan Medan dan Deli Serdang. Gangguan dimulai pukul 20.00 WIB pada 9 Juni 2026 dan diperkirakan berlangsung dua hari ke depan.
Ardian Surbakti, direktur utama PDAM Tirtanadi, mengungkapkan penyebabnya lewat video di Instagram pribadi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Ia menyatakan, “Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara atas adanya gangguan pelayanan air bersih akibat mesin operasional yang mengalami kerusakan, kerusakan mesin terjadi akibat dari pemadaman listrik yang belakangan terjadi.”
Kerusakan mesin terjadi akibat pemadaman listrik yang baru-baru ini terjadi di Sumut. Mesin distribusi air, yang beroperasi secara otomatis, mengalami kegagalan sehingga aliran air terhenti di beberapa wilayah.
Gangguan ini memengaruhi tujuh kecamatan, yaitu:
- Deli Tua
- Medan Amplas
- Medan Kota
- Medan Area
- Medan Perjuangan
- Medan Maimun
- Bagian Percut Sei Tuan
Untuk menutupi kebutuhan air bersih, PDAM Tirtanadi mengumumkan penyediaan mobil tangki air bersih di setiap kecamatan. Ardian Surbakti berkata, “Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat kami menyediakan mobil tangki air bersih di setiap kecamatan.”
Sejak hari sebelumnya, PDAM Tirtanadi telah menginformasikan melalui akun Instagram @tirtanadiprovsu tentang gangguan aliran air malam ini. Menurut keterangan tertulis, “Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) berdiameter 1.000 mm milik Perumda Tirtanadi di kawasan Jalan Purwo Gang Family Delitua Kabupaten Deli Serdang akan dilakukan perawatan/perbaikan akibat adanya kebocoran pipa.”
Perbaikan tersebut menyebabkan terhentinya distribusi air bersih ke pelanggan yang selama ini menggunakan jaringan pipa utama. Pihak Tirtanadi menambahkan, “Pekerjaan perawatan tersebut mengakibatkan terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan yang selama ini dilayani melalui jaringan pipa utama tersebut.”
Tim teknis sudah turun ke lokasi sejak kebocoran terdeteksi. Proses perbaikan dilakukan dengan menutup aliran air pada jaringan yang terdampak guna memudahkan pekerjaan dan mencegah kebocoran semakin meluas, kata mereka. “Proses perbaikan dilakukan dengan menutup aliran air pada jaringan yang terdampak guna memudahkan pekerjaan dan mencegah kebocoran semakin meluas.”
Wilayah yang terdampak antara lain sejumlah kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat yang bergantung pada suplai air dari jalur pipa transmisi tersebut. “Wilayah yang terdampak antara lain sejumlah kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat yang bergantung pada suplai air dari jalur pipa transmisi tersebut.”
Daftar wilayah yang berpotensi terdampak gangguan aliran air pada malam hari ini mencakup:
- Wilayah Pelayanan Cabang Delitua sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Medan Kota sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Medan Denai sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang HM Yamin sekitarnya
- Wilayah Pelayanan Cabang Tuasan sekitarnya
Perumda Tirtanadi menghimbau pelanggan untuk menampung dan menghemat penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. “Perumda Tirtanadi menghimbau pelanggan untuk melakukan penampungan dan penghematan penggunaan air selama proses perbaikan berlangsung. Masyarakat juga diminta menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi hingga distribusi kembali normal.”
Gangguan ini menyoroti ketergantungan wilayah Medan dan Deli Serdang pada infrastruktur air yang rentan terhadap pemadaman listrik. Sementara perbaikan berlangsung, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan pola penggunaan air agar tetap terjaga kebutuhan dasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Antrean BBM di Medan, Ombudsman Turun Tangan
Ruko Empat Lantai di Medan Terbakar, Api Berawal dari Kabel Listrik
BLT Kesra Rp 900.000 Juli 2026? Hoaks.
Pasokan Pertalite Menipis, Antrean Mengular di Medan
Unand Beri Jaminan Kuliah Bagi Mahasiswa Hilang
Investor Mulai Incar Hilirisasi Gas Blok Andaman di Aceh
