Pemadaman Listrik di Kuningan, Wisatawan Bekasi Gagal Nikmati Kopi

Fajar H. · 3 min baca · 3 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pemadaman Listrik di Kuningan, Wisatawan Bekasi Gagal Nikmati Kopi

Gambar atau konten salah?

Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN di Kabupaten Kuningan membuat wisatawan asal Bekasi harus menikmati kopi dalam kegelapan. Mereka datang jauh-jauh, tapi malah tidak bisa melihat pemandangan karena listrik padam.

Pada Sabtu, 20 Juni 2026, puluhan wilayah di Kuningan kembali mengalami pemadaman listrik. Penyebabnya, menurut laporan yang beredar, adalah masalah teknis operasional pada pembangkit listrik. Masalah ini membuat kapasitas suplai listrik menurun. Akibatnya, PLN terpaksa melakukan manajemen beban secara terbatas di beberapa tempat.

Informasi resmi menyebutkan pemadaman berlangsung dari pukul 17.30 sampai 20.30. Wilayah yang terdampak meliputi Pasar Baru Kuningan, Perumahan Bojong, Kamuning Golden Residence, Bojong Serang, Cigadung, Windujanten, Cipondok, Perumahan Buana Cigadung Regency, STIKES Kadugede, Perumahan Panorama Babatan, Babakan Cigadung, Nangka, Bingbin, Cibinuang, Talahab, Citangtu, Bayuning, Tinggar, Ciherang, Cisukadana, Karangsari, Sagarahiang, Cikadu, Jambar, Kadugede, Windusari, Kertayuga, Sindangjawa, Margabakti, Nusaherang, Jagara, Objek Wisata Waduk Darma, dan Jagara Eko Park.

Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan warga di perumahan. Para wisatawan yang sedang berkunjung ke kaki Gunung Ciremai juga ikut mengeluh. Karena listrik mati, mereka tidak bisa memesan kopi. Mereka juga tidak bisa menikmati gemerlap lampu kota Kuningan dari ketinggian. Yang ada hanya gelap.

Di Sagof Coffee, objek wisata Talaga Surian, Kecamatan Cigugur, Kuningan, suasana malam Sabtu itu benar-benar gelap. Wisatawan harus melihat pemandangan yang gelap gulita. Mereka terpaksa menggunakan lampu kilat atau flash dari ponsel untuk makan dan bergerak di area kedai. Mesin barista di kedai tidak bisa dipakai karena tidak ada listrik. Kopi olahan pun tidak bisa disajikan.

Seorang pengunjung asal Bekasi, Ali (24), mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, pemadaman sudah terjadi sejak sore. Ia jadi tidak bisa memesan kopi. Ia juga gagal menikmati pemandangan dengan jelas. "Sangat disayangkan, jauh-jauh dari Bekasi, kebetulan direkomendasi teman ke tempat sini. View-nya bagus. Eh, malah mati lampu. Kalau siang mungkin tidak masalah lah ya. Cuma ada beberapa keluhan seperti kayak tidak bisa memesan kopi karena mungkin mati listrik kali. Terus ditambah mati lampunya ketika sore ke malam. Karena mati lampunya rata mungkin ya. Ya sudahlah," tutur Ali pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Pengunjung lain, Hafidz, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, listrik padam sangat mengganggu aktivitas di kedai. Apalagi area kedai memiliki kontur tanah yang tidak rata. Ia harus bergantung pada cahaya ponsel untuk berjalan. "Jelas menganggu. Tadi saja untuk jalan pakai senter HP karena masih mati lampu. Pesen kopi juga tadi nggak bisa. Jadi pesen makanan sama minuman saja yang nggak diolah sama mesin listrik," tutur Hafidz.

Agus, pengelola Sagof Coffee, menjelaskan bahwa pemadaman listrik membuat operasional kedai terhambat. Menyeduh kopi jadi tidak bisa. Ia menilai kondisi ini sangat merugikan. Pengunjung terpaksa beraktivitas dengan pencahayaan yang sangat terbatas. Ia berharap pemadaman serupa tidak terulang lagi, khususnya di kawasan destinasi wisata Kuningan. "Ya pasti terganggu lah, otomatis kan operasional dia terganggu, kayak kopi jadi enggak bisa bikin. Harapannya sih jangan sering-sering lah. Kalau bisa jangan terjadi lah. Padahal kan nggak ada saingan PLN tuh," pungkas Agus.

Pemadaman listrik di Kuningan ini bukan pertama kalinya. Sebelumnya, pemadaman juga sudah sering terjadi dan menuai keluhan dari masyarakat. Kali ini, pemadaman melanda puluhan wilayah sekaligus. Wisatawan yang datang dari luar kota menjadi korban. Mereka tidak bisa menikmati kopi dan pemandangan karena listrik padam. Kejadian ini menunjukkan bahwa masalah listrik di Kuningan masih belum tuntas.

pemadaman listrikPLNKuninganwisatawankopikegelapanpemandangan

Komentar

Memuat komentar...