Pengangguran Indonesia Februari 2026 Turun 35 Ribu, 7,24 Juta

Fitri A. · 1 min baca · 29 hari lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Pengangguran Indonesia Februari 2026 Turun 35 Ribu, 7,24 Juta

Gambar atau konten salah?

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2026 sebanyak 7,24 juta orang. Angka ini turun 35 ribu dibandingkan dengan data pada Februari 2025.

"Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran yaitu sebanyak 7,24 juta orang. Jumlah yang menganggur ini mengalami penurunan sebesar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

Jumlah pengangguran sebanyak 7,24 juta orang setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68% atau turun 0,08% jika dibandingkan Februari 2025. Penurunan ini terjadi baik pada laki‑laki maupun perempuan, serta di wilayah pedesaan dan perkotaan.

Dari total angkatan kerja 154,91 juta orang pada Februari 2026, 147,67 juta orang bekerja. Jumlah pekerja meningkat 1,90 juta dibandingkan Februari 2025.

Pekerja penuh waktu mencapai 98,59 juta orang, pekerja paruh waktu 38,35 juta orang, dan setengah pengangguran 10,73 juta orang.

Proporsi pekerja formal sedikit menurun menjadi 40,58%, sementara penduduk yang bekerja penuh waktu naik menjadi 66,77%," jelas Amalia.

Pada Februari 2026, tiga lapangan usaha dengan penyerapan tenaga kerja terbanyak adalah pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri. Dibandingkan Februari 2025, pertanian meningkat 882 ribu orang, perdagangan besar dan eceran 434 ribu orang, dan industri 432 ribu orang.

Data ini menunjukkan tren penurunan pengangguran yang konsisten di Indonesia, mencerminkan peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor‑sektor utama.

PengangguranBadan Pusat StatistikTPT 4,68%Pekerja Penuh WaktuSektor Pertanian

Komentar

Memuat komentar...