Persib Juara Super League 2025/26, Borneo FC Runner-Up
Gambar atau konten salah?
Super League 2025/2026 telah selesai digelar pada 23 Mei 2026. Persib Bandung keluar sebagai juara, sementara Borneo FC menempati posisi runner‑up.
Di akhir musim, pengumuman penghargaan individu juga dilaksanakan. Mariano Peralta dari Borneo FC dinobatkan sebagai Pemain Terbaik setelah mencetak 20 gol dan 14 assist. Peralta menjadi kunci bagi Borneo FC agar tetap bersaing dengan Persib hingga pekan terakhir, meski akhirnya timnya harus puas dengan posisi kedua.
Pelatih terbaik dipilih bagi Bojan Hodak, pelatih asal Kroasia. Ia berhasil membawa Persib mempertahankan gelar juara, menjadi pelatih ketiga beruntun yang memenangkan kompetisi teratas di Indonesia.
Top skor musim ini jatuh ke tangan penyerang David da Silva dari Malut United. Ia mencetak 23 gol, menjadi pemain dengan torehan terbanyak di liga.
Di antara pemain Borneo FC, Nadeo Argawinata mendapatkan penghargaan Kiper Terbaik. Ia tampil solid, mencatat 12 clean sheet sepanjang musim.
Para pemain muda juga tidak ketinggalan. Doni Tri Pamungkas berusia 21 tahun, pemain bek kiri Persija Jakarta, dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik. Ia tampil di 26 laga, menambah satu gol dan satu assist.
Gol terbaik diberikan kepada Muhammad Iqbal dari PSIM Mataram. Golnya, sebuah salto ke gawang Madura United, terjadi pada pekan ke-33.
Selain penghargaan individu, liga juga menyusun Best XI musim 2025/2026. Berikut daftar lengkapnya:
- Kiper: Nadeo Argawinata
- Bek: Catur Pamungkas, Federico Barba, Joao Ferarri, Dony Tri
- Gelandang: Juan Villa, Thom Haye, Francisco Rivera
- Depan: Beckham Putra, David da Silva, Mariano Peralta
Penghargaan individu lainnya diuraikan sebagai berikut:
- Pemain Terbaik: Mariano Peralta (Borneo FC)
- Pelatih Terbaik: Bojan Hodak (Persib Bandung)
- Top Skor: David da Silva (Malut United) – 23 gol
- Pemain Muda Terbaik: Doni Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
- Kiper Terbaik: Nadeo Argawinata (Borneo FC)
- Gol Terbaik: Muhammad Iqbal (PSIM Yogyakarta)
Dengan hasil ini, liga menegaskan bahwa performa individu tetap menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan klub. Keberhasilan Borneo FC di bawah kepemimpinan Peralta dan Hodak menunjukkan bahwa strategi dan kerja keras dapat menempatkan tim di garis depan, meski tidak selalu membawa gelar juara. Kompetisi ini juga menyoroti pentingnya pemain muda, seperti Doni Tri, sebagai aset berharga bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
