Polisi Genggam Gudang Wonosari, Dugaan Oplosan Gas LPG

Guntur P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 139 dibaca
Bisik.id
Polisi Genggam Gudang Wonosari, Dugaan Oplosan Gas LPG

Gambar atau konten salah?

Gudang di Jalan Pakis‑Daleman, Kecamatan Wonosari, Klaten menjadi titik fokus operasi polisi pada dini hari 28 April 2026. Pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri masuk ke dalam gudang yang diduga tempat pengoplosan gas LPG. Operasi berlangsung sebelum jam 08.00 WIB, saat pintu gudang sudah dipasang garis polisi menyilang dan area di sekitarnya tertutup rapat.

Menurut seorang warga berusia 70 tahun, Tawar, ia melewati gudang tersebut saat mengantar cucunya ke sekolah. Ia melihat banyak polisi di depan gudang, lalu pulang dan tidak menemukan polisi lagi. “Niki wau kebak ten mriku polisi-polisi. Antarane nggih jam 08.00 wau (Ini tadi penuh polisi di situ, ya sekitar pukul 08.00 WIB tadi),” ungkapnya. Ia melanjutkan, “Saat pulang sudah tidak ada. Padahal tadi polisi banyak, ada mobil-mobil boks juga, tapi ada kejadian apa saya tidak tahu,” ia katakan.

Di area Polsek Delanggu, truk-truk dan mobil boks berjajar di halaman. Truk memuat tabung gas nonsubsidi berwarna pink, sedangkan truk boks tidak terlihat muatannya. Beberapa mobil pikap memuat tabung gas bersubsidi berwarna hijau. Pada pukul 11.14 WIB, tiga truk muatan, empat mobil pikap dan dua mobil boks keluar konvoi dari Polsek Delanggu. Truk dan mobil pikap mengangkut tabung gas, dan rombongan paling depan dikawal mobil patroli Polsek Delanggu. Konvoi bergerak ke arah Jalan Jogja‑Solo menuju Klaten kota, namun tidak terlihat lagi setelah melewati wilayah Kecamatan Ceper.

Kapolres Klaten, AKBP M Faruk Rozi, mengonfirmasi bahwa kegiatan tersebut memang dilakukan. Ia menjelaskan bahwa operasi di Gudang Wonosari dilaksanakan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) bersama Polres Klaten. “Apakah betul hari ini ada giat penggerebekan dugaan oplosan gas di Kecamatan Wonosari?” tanya Rozi. Ia menjawab, “Benar,” sambil menambahkan, “Personel Dittipiter Bareskrim didampingi Sat Reksrim Polres Klaten dan Polsek Wonosari melaksanakan pengecekan di lokasi. Lokasi yang diduga tempat oplosan gas elpiji dari 3 kilogram subsidi ke tabung nonsubsidi,” ia ungkap. Rozi juga menegaskan bahwa penggerebekan itu dilakukan dini hari tadi, namun ia tidak merinci kapan tepatnya gudang tersebut digerebek. “Kegiatan dini hari tadi,” pungkasnya.

Operasi ini menandai upaya berkelanjutan aparat untuk menanggulangi potensi penyalahgunaan gas LPG di wilayah Klaten. Meskipun belum ada bukti pasti tentang jumlah tabung yang terlibat, langkah ini menunjukkan ketegasan polisi dalam menindak dugaan kegiatan ilegal yang dapat membahayakan masyarakat. Kegiatan penggerebekan dan pengecekan di lokasi menegaskan peran Bareskrim dan Dittipidter dalam menjaga keamanan dan ketertiban publik.

Gudang WonosariBareskrimDittipidtergas LPGpengoplosan gasPolriKlaten

Komentar

Memuat komentar...