PSEL Badung-Denpasar: 1.500 Ton Sampah Diproses Jadi Listrik
Gambar atau konten salah?
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Badung akan mengolah sedikitnya 1.500 ton sampah per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Ni Made Rai Warastuti, menjelaskan bahwa PSEL merupakan kerja sama antara Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung di bawah koordinasi Pemprov Bali.
Ia mengungkapkan, “PSEL di Kota Denpasar. Denpasar, Badung, jadi bekerja sama dikoordinasi oleh Provinsi, seperti itu. Jadi, namanya aglomerasi. Jadi, yang mengkoordinasi adalah Provinsi Bali. Untuk tempatnya di Denpasar,” ujar Rai seusai acara Talk Show Malu Dong x Aliansi BEM se-Bali Dewata Dwipa Bali Darurat Sampah: Lantas Gerak Apa yang Bisa Kita Lakukan?, Sabtu, 23 Mei 2026 malam.
Rai menjelaskan proyek saat ini berada di tahap penataan lahan yang berlokasi di kawasan Pedungan, Pesanggaran, tepatnya di bekas lahan restoran AKM.
Menurut Rai, proyek yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut membutuhkan pasokan sampah minimal 1.500 ton per hari agar dapat beroperasi optimal. Ia berkata, “Itu PSN, Proyek Strategis Nasional. Harus ada sampah minimal 1.500 ton. Jadi, antara Badung dan Denpasar bekerja sama. Kita sama-sama menyukseskan PSEL-nya. Jadi, Badung bawa sampah ke PSEL, artinya ada komitmennya, Denpasar juga bawa,” jelasnya.
Rai menyebut target suplai: Kabupaten Badung ditargetkan menyuplai minimal 500 ton sampah per hari, sedangkan Kota Denpasar sekitar 700 ton per hari.
Berkenaan dengan kondisi TPA Suwung, Rai menyatakan kawasan tersebut nantinya akan menjalani proses penataan dan penutupan bertahap setelah PSEL mulai beroperasi. Ia menutup dengan, “Nanti akan dikonsolidasi, ditutup pakai tanah, geotekstil, dan lain-lain.”
Proyek ini menandai langkah konkret dalam pengelolaan sampah di wilayah Bali, menggabungkan kebijakan nasional dengan inisiatif lokal untuk memanfaatkan limbah menjadi sumber energi yang dapat diandalkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
