Purbaya Pindahkan 200 Pegawai DJPb ke DJP, Atasi Kekurangan
Gambar atau konten salah?
Di kantor pusatnya di Jakarta Pusat, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana memindahkan 200‑300 pegawai dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Keputusan ini diambil karena DJP masih kekurangan tenaga kerja, sementara DJPb memiliki kelebihan staf.
“Kan DJP kurang pegawai, sementara Ditjen Perbendaharaan kelebihan. Daripada saya rekrut orang baru, saya pindahkan sebagian, mungkin 200‑300 orang ke DJP,” kata Purbaya pada Jumat, 27 Maret 2026.
Menurutnya, langkah ini akan mempercepat proses rekrutmen di sektor pajak. Dengan memindahkan pegawai, pemerintah dapat mengurangi beban anggaran belanja pegawai. “Saya pikir kan demi efisiensi, ngapain saya tinggalkan sekian ratus orang di Perbendaharaan nggak ngapa‑ngapain, terus saya rekrut baru, kan itu pemborosan, jadi saya akan buat seefisien mungkin,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang kemampuan adaptasi pegawai, Purbaya optimis. Ia menekankan bahwa kebanyakan pegawai Kemenkeu memiliki latar belakang pendidikan S1 atau Politeknik Keuangan Negara STAN. “Bisa dilatih, kan mereka semuanya orang terdidik kan, rata‑rata S1, STAN dan sudah terlatih kan selama ini. Jadi kalau pindah ke sana (DJP), penyesuaian dirinya juga nggak terlalu banyak lah,” tambahnya. Ia juga menilai pelatihan pajak singkat cukup: “Saya pikir dilatih pajak seminggu, dua minggu sudah cukup untuk mereka bisa menjalankan apa yang diperlukan di pajak.”
Rencana ini diharapkan dapat menyeimbangkan distribusi tenaga kerja di lembaga keuangan negara dan mempercepat pelaksanaan tugas pajak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rupiah Tertekan, Dolar Naik, BI Terapkan Threshold Valas
IHSG Turun 1,46% di Pagi, Masuk Zona Merah, Menurunkan 86 Poin
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Wamen Imipas Ditahan
Rupiah Jatuh ke 14.000 per SGD, Pasar Saham Turun 5,2%
IHSG Menurun ke Zona Merah, Turun 1,46% ke 5.854 di Bursa
KAI-INKA Merger Selesai Tahun Ini, Menjadi Holding Subholding
Berita Terbaru
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Padangsidimpuan, Sumut
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
