Pusat Batik Banyuwangi Buka Kain Otentik dan Digital

Dedi S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Pusat Batik Banyuwangi Buka Kain Otentik dan Digital

Gambar atau konten salah?

Kain batik terus menjadi identitas budaya masyarakat Banyuwangi. Kini, akses terhadap wastra otentik lokal semakin mudah dengan hadirnya Pusat Batik Banyuwangi di jantung kota.

Gedung ini terletak di Jalan Ahmad Yani No. 263, tepat di depan kantor Pemkab Banyuwangi. Di dalamnya, tersedia ratusan kain batik dan produk fesyen siap pakai dengan motif khas seperti Gadjah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, dan Kopi Pecah. Pilihan desainnya beragam, mulai dari gaya tradisional hingga modern. Teknik pembuatannya lengkap, meliputi batik tulis, lukis, cap, dan kombinasi.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengatakan kehadiran gedung ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kesejahteraan perajin. “Gedung Pusat Batik ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol komitmen dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan para perajin batik lokal,” ujar Mujiono, Selasa, 14 April 2026.

Selama lebih dari satu dekade, Pemkab Banyuwangi terus mendorong pengembangan batik lokal melalui berbagai program. Program-program tersebut meliputi workshop dan pelatihan dengan kurator nasional, fasilitasi keikutsertaan dalam ajang fesyen, serta dukungan pemasaran digital dan akses permodalan. Hasilnya, ekosistem batik Banyuwangi semakin berkembang dengan hadirnya banyak perajin, desainer, serta pasar yang lebih luas. Bahkan, batik kini sudah masuk ke dalam pendidikan vokasi di daerah.

“Terima kasih kepada seluruh perajin batik Banyuwangi yang telah bersama-sama memajukan batik lokal menjadi identitas budaya yang membanggakan,” tambah Mujiono.

Pengelola Pusat Batik Banyuwangi, Ratri Jawaness, menyebut galeri ini buka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas dan nilai filosofinya. “Semua batik yang masuk telah dikurasi agar benar-benar mencerminkan budaya Banyuwangi,” ujarnya.

Untuk memperluas pemasaran, pihaknya juga memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk situs resmi. Selain galeri, Pusat Batik Banyuwangi juga dilengkapi co‑working space yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kegiatan kreatif bagi pelaku industri lokal.

Dengan fasilitas lengkap dan komitmen kuat, Pusat Batik Banyuwangi menjadi tempat yang memudahkan masyarakat dan pelaku usaha menelusuri, membeli, dan belajar tentang batik asli Banyuwangi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para perajin setempat.

Pusat Batik BanyuwangiIdentitas Budaya BanyuwangiPerajin Batik LokalKomitmen PemerintahPemasaran DigitalCo‑working Space

Komentar

Memuat komentar...