Sarwendah Bongkar Tuduhan Pesugihan, Tidak Terlibat

Guntur P. · 2 min baca · 16 hari lalu · 44 dibaca
Bisik.id
Sarwendah Bongkar Tuduhan Pesugihan, Tidak Terlibat

Gambar atau konten salah?

Sarwendah menanggapi tuduhan pesugihan yang beredar di media sosial. Isu ini muncul setelah video dari Pesulap Merah menunjukkan keterangan juru kunci di Gunung Kawi. Pihak kuasa hukum menilai tuduhan itu tidak benar dan termasuk fitnah.

Menurut Abraham Simon, salah satu kuasa hukum Sarwendah, kunjungan klien ke Gunung Kawi terjadi pada tahun 2021 hingga 2022. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dimaksudkan untuk syuting podcast bertema horor.

“Perlu kami luruskan bahwa yang terjadi adalah sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama, kira‑kira 2021‑2022 lah. Jadi pada saat itu memang ada syuting podcast Kakak Beradik,” kata Abraham Simon pada 18 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa konsep podcast memang mengangkat tema horor, sehingga proses produksi dilakukan di tempat‑tempat yang dikenal memiliki nuansa mistis atau dianggap sakral.

Ia juga menambahkan bahwa Sarwendah tidak datang sendirian. Pada saat itu, mantan personel Cherrybelle tersebut didampingi oleh Jordi Onsu bersama seluruh kru produksi. “Podcast, jadi memang temanya horor begitu. Jadi memang ada pengambilan gambar dan video di sana. Jelas‑jelas begitu. Jadi, ya ini pemberitaan‑pemberitaan yang sebenarnya mungkin niatnya menghibur begitu ya awalnya, mencari sensasi, tapi dengan viral seperti ini cukup merugikan klien kami namanya disebut‑sebut. Ini kan fitnah berarti ya,” tegas Simon Abraham.

Kuasa hukum lainnya, Chris Sam Siwu, turut membela reputasi Sarwendah. Ia menyebut adanya framing negatif terhadap kliennya seolah‑olah mencari kekayaan dengan cara instan. “Klien kami ini kalau dibilang pesugihan, itu bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh klien kami. Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan. Pesugihan orang gak usah kerja tiba‑tiba datang semua itu sendiri uangnya. Nah, ini jauh,” terang Chris Sam Siwu.

Pihak kuasa hukum juga mengaku tengah mempelajari video yang beredar, termasuk konten yang diunggah Pesulap Merah. Mereka ingin memastikan apakah terdapat unsur pencemaran nama baik atau hanya kesalahan informasi dari narasumber. “Kalau memang video ini disebarkan atau memang diframing menjelekkan nama baik klien kami, kami pasti akan lakukan upaya hukum seperti yang sebelumnya. Ya, jadi kita akan pelajari dulu terkait video yang beredar,” pungkas Chris Sam Siwu.

Dengan fakta yang telah diklarifikasi, Sarwendah menegaskan bahwa tidak ada hubungan apapun dengan praktik pesugihan. Tindakan hukum akan diambil jika ada bukti pencemaran nama baik. Kejadian ini menyoroti pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan di media sosial, karena tuduhan tanpa dasar dapat merugikan reputasi individu yang bersangkutan.

SarwendahpesugihanPesulap MerahGunung Kawikuasa hukumpodcast hororpencemaran nama baik

Komentar

Memuat komentar...