Sedekah Subuh: Cara Menghadirkan Rezeki dan Ketenangan Hati

Ani R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Sedekah Subuh: Cara Menghadirkan Rezeki dan Ketenangan Hati

Gambar atau konten salah?

Sedekah Subuh adalah salah satu amalan yang diyakini dapat membawa rezeki. Setelah melaksanakan amalan tersebut, dianjurkan juga untuk mengiringi dengan doa memohon kemudahan hidup dan ketenangan hati.

Dalam ajaran Islam, sedekah dianggap sebagai amal mulia yang memiliki banyak keutamaan. Bila dilaksanakan pada waktu subuh, keutamaannya menjadi lebih besar.

“Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah, kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang bersedekah,’ sedangkan yang satu lagi berdoa, ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya.’ (HR Bukhari dan Muslim)”

Menurut buku Dongkrak Rezeki karya Dedik Kurniawan, sedekah subuh menjadi pembuka jalan dikabulkannya doa, sekaligus melindungi dari berbagai musibah. Praktik sedekah membuat seorang muslim semakin dekat kepada Allah SWT dan mensyukuri nikmat-Nya.

Waktu subuh dianggap mustajab, sehingga setelah melaksanakan sedekah subuh dan mengiringi dengan doa, kemungkinan doa tersebut lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Berikut bacaan doa yang dapat diamalkan setelah sedekah subuh, merujuk dari buku Ajaibnya Bangun Pagi, Subuh, Dhuha & Mengaji di Pagi Hari karya Muhammad Ainur Rasyid:

  1. Doa Setelah Sedekah Subuh

    Arabic: رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Latin: Rabbana taqabbal minna innaka antas sami'ul alim.

    Terjemahan: “Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

  2. Bacaan Niat Sebelum Sedekah Subuh

    Arabic: نَوَيْتُ التَّقَرُّبَ اِلَى اللهِ تَعَالَى وَاتِّقَاءَ غَضَبِ الرَّبِّ جل جلاله وَاتِّقَاءَ نَارِ جَهَنَّمَ وّالتَّرَحُّمَ عَلَى الاخْوَانِ وَصِلَةَ الرَّحِمِ وَمُعَاوَنَةَ الضُّعَفَاءِ وَمُتَابَعَةَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَاِدْخَالَ السُّرُوْرِ عَلَى اْلاِخْوَانِ وَدَفْعِ البَلاَءِ عَنْهُ وَعَنْ سَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلاِنْفاَقَ مِمَّا رَزَقَهُ الله وَقَهْرَ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ

    Latin: Nawaitut taqoruba ilallahi ta'ala wattiqoaa ghadlabir rabbi jalla jalaluhu wattiqoa nari jahannama wattarakhkhuma 'ala ikhwani wa shilatur rahimi wa mu'awanatadh dlu'afai wa mutaba'atan nabiyyi shallallahu 'alaihi wa sallama wa idkholas sururi 'alal ikhwani wa daf'il balai 'anhu wa 'an sairil muslimina wal infaqo mimma razaqohullahu wa qohran nafsi wasy syaithoni.

    Terjemahan: “Aku niat (bersedekah) untuk mendekatkan diri kepada Allah, menghindari murka Tuhan, menghindari api neraka jahannam, berbelas kasih kepada saudara dan menyambung silaturahmi, membantu orang-orang yang lemah, mengikuti Nabi Saw, memasukkan kebahagiaan pada saudara, menolak turunnya dari mereka dan semua kaum muslimin, menafkahkan rizki yang diberikan oleh Allah, dan untuk mengalahkan nafsu dan setan.”

Setelah menyatakan niat, umat dapat melanjutkan dengan doa-doa berikut:

  1. Doa Kelapangan Rezeki

    Arabic: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي رَزَقَنِي هَذَا مِنْ خَيْرٍ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ، اللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ.

    Sedekah SubuhDoa setelah SedekahIslamBukhariDongkrak RezekiAjaibnya Bangun PagiAmal mulia

    Komentar

    Memuat komentar...