Sesak Napas Malam Hari, Tanda GERD Kambuh

Dwi H. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 33 dibaca
Bisik.id
Sesak Napas Malam Hari, Tanda GERD Kambuh

Gambar atau konten salah?

Seorang pembaca berusia 28 tahun, Desy Magdalena Panggabean, melaporkan mengalami sesak di dada dan kesulitan bernapas setiap malam menjelang tidur. Keluhan ini juga disertai rasa tidak nyaman di perut selama seminggu terakhir. Pertanyaan utamanya adalah mengenai penyebab kondisi tersebut.

Menurut penjelasan medis, gejala sesak saat malam hari disertai gangguan perut sering kali mengarah pada kondisi yang disebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau naiknya asam lambung.

Mengapa ini terjadi saat tidur? Saat tubuh dalam posisi tidur mendatar, asam lambung lebih mudah naik hingga mencapai kerongkongan atau esofagus, yaitu saluran yang menghubungkan mulut ke lambung. Penderita GERD biasanya merasakan sensasi panas di dada atau sesak napas.

Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa langkah penanganan awal yang disarankan:

  • Hindari makan setidaknya dua jam sebelum waktu tidur.
  • Mengonsumsi obat yang berfungsi menekan produksi asam lambung, seperti obat golongan PPI (Proton Pump Inhibitor).
  • Saat berbaring, usahakan posisi kepala lebih tinggi daripada posisi perut.

Tujuan meninggikan posisi kepala adalah untuk mencegah asam lambung naik dengan mudah ke saluran pencernaan bagian atas. Jika langkah-langkah tersebut belum memberikan perbaikan, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Informasi ini disampaikan oleh dr Ruly Pramadana, seorang Dokter Umum dari RSIA Pusura Tegalsari - Bunda Morula Surabaya.

Ringkasan keluhan yang dialami adalah sesak napas di malam hari dan perut tidak nyaman, yang kemungkinan besar disebabkan oleh naiknya asam lambung saat berbaring. Penanganan awal berfokus pada modifikasi pola makan sebelum tidur dan pengaturan posisi tidur.

GERDRefluks Asam LambungSesak DadaSulit BernapasNyeri PerutObat MaagPosisi Tidur

Komentar

Memuat komentar...