SPBU Indonesia Tenang Meski Iran Tutup Selat Hormuz

Ayu W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
SPBU Indonesia Tenang Meski Iran Tutup Selat Hormuz

Gambar atau konten salah?

Perang Iran terhadap Israel dan Amerika Serikat menimbulkan dampak besar pada sektor energi global, khususnya minyak. Distribusi minyak dunia terganggu ketika Iran memutuskan menutup Selat Hormuz, memicu krisis bahan bakar dan perilaku panic buying di beberapa negara tetangga Indonesia, seperti Thailand, Filipina, dan Australia.

Di Indonesia, SPBU di Jakarta Selatan tampak tenang. Penelusuran dilakukan di tiga SPBU Pertamina di Mampang Prapatan, Pancoran, dan Tebet, serta satu SPBU BP di Tebet. Tidak ada antrean mengular atau kondisi panic buying.

Seorang petugas SPBU BP menyatakan: “Masih normal sih kalo sekarang, nggak ada yang gimana-gimana,” saat ditemui pada 27 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa masyarakat membeli BBM secara normal.

Observasi menunjukkan beberapa kendaraan roda empat dan roda dua sedang antre, namun tidak sampai mengular. Pelayanan pembelian BBM berjalan dengan normal, tanpa gangguan.

Di tiga SPBU Pertamina, kondisi serupa teramati. Salah satu SPBU terlihat lowong, bukan karena kekosongan stok melainkan karena jumlah pembeli tidak terlalu banyak. Antrean kendaraan roda dua tidak melebihi lima kendaraan, sementara dispenser SPBU yang melayani kendaraan roda empat bahkan kosong.

Petugas di SPBU Pertamina Tebet juga mengonfirmasi belum ada lonjakan pembelian BBM di tempat mereka. Ia berkata: “Kalau di sini normal, stok juga masih aman,”.

Sejauh ini, Minister Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah belum mengambil langkah membatasi pembelian BBM akibat perang di Timur Tengah. Ia mengajak masyarakat memakai BBM dengan bijak. Pada 26 Maret 2026, ia menyampaikan: “Saya ingin menyampaikan bahwa tolong kita memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri. Tolong dipakai dengan bijaksana,” saat sidak di SPBU Colomadu, Jawa Tengah.

Walaupun gangguan pasokan minyak global terus berlanjut, SPBU di Indonesia tetap tenang. Tidak ada tanda-tanda kekhawatiran di tengah ketegangan energi dunia, menunjukkan kesiapan dan pengelolaan yang baik di tingkat lokal.

Selat Hormuzperang Iran-Israelkrisis bahan bakarpanic buyingSPBU PertaminaBBMESDM Bahlil Lahadalia

Komentar

Memuat komentar...