Sperma Encer, Perlu Analisa untuk Pastikan Normalitas
Gambar atau konten salah?
Seorang pria berusia 27 tahun mengutarakan kekhawatiran mengenai kondisi air maninya yang terlihat lebih encer belakangan ini. Ia menanyakan apakah kondisi ini wajar dan bagaimana cara mengembalikannya menjadi normal.
Menurut dr Pety Narulita SpAnd(K), seorang Dokter Spesialis Andrologi di RSIA Pusura Tegalsari - Bunda Morula Surabaya, sperma yang tampak encer belum tentu menandakan kondisi tidak normal. Penentuan normal atau tidaknya air mani hanya bisa dipastikan melalui pemeriksaan laboratorium, yaitu analisa sperma.
Ada beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan air mani menjadi lebih encer. Beberapa di antaranya meliputi:
- Kondisi pre-ejakulasi.
- Oligospermia, yaitu keadaan di mana volume air mani yang dikeluarkan sedikit.
- Kekurangan mineral zinc dalam tubuh.
- Frekuensi ejakulasi yang terlalu sering.
Untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari perubahan kekentalan air mani tersebut, pemeriksaan analisa sperma sangat diperlukan. Jika pria tersebut ingin mendapatkan penjelasan lebih mendalam mengenai prosedur analisa sperma atau hasil pemeriksaannya, disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis andrologi.
Pria usia 27 tahun ini mengajukan pertanyaan tersebut pada tanggal (26 Mei 2024).
Ringkasan Informasi
Air mani yang terlihat encer pada pria usia 27 tahun belum bisa dikategorikan sebagai kelainan tanpa adanya pemeriksaan medis. Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti sering ejakulasi, kondisi pre-ejakulasi, jumlah air mani yang rendah (oligospermia), atau defisiensi zinc. Kepastian diagnosis dan penanganan memerlukan evaluasi lebih lanjut melalui analisa sperma oleh dokter spesialis andrologi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tren Makan Mentah: Kuman dan Pestisida Mengintai
Hipertensi Diam-Diam Rusak Jantung, Otak, hingga Ginjal
Hotto Gandeng Indro Warkop: Sehat Itu Keharusan, Bukan Ditunda
Mata Tua Kini Banyak Ditemukan pada Usia Lebih Muda
Hipertensi Kini Ancam Kaum Muda, Waspada Silent Killer
Ahli Bantah Klaim Manfaat Campuran Bubuk Protein dan Diet Coke
Berita Terbaru
Jangan Abaikan Retakan Dinding, Tanda Rumah Bekas Bermasalah
Peta Risiko Likuefaksi Sulawesi Tengah Dirilis, Empat Wilayah Waspada
Mobil Hangus Terbakar di Tanjakan Spongebob Lembang, Semua Penumpang Selamat
Empat calon lokasi Muktamar NU 2026: Sumbar, NTB, Jatim, Jakarta
Dusun Mayang di Pamekasan Berubah Jadi Miniatur Piala Dunia
Wanita Lansia Kecewa Beli Durian Murah di Promo Sheng Siong, Dagingnya Seperti Bubur Busuk
Shelter Darurat Gunung Merbabu Kini Dilengkapi Wi-Fi dan CCTV
30 Lagu Perpisahan Sekolah Paling Menyentuh Hati
