Stasiun JIS Siap Operasi 1 Juni 2026, Lalu Lintas Stadion

Eko P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 107 dibaca
Bisik.id
Stasiun JIS Siap Operasi 1 Juni 2026, Lalu Lintas Stadion

Gambar atau konten salah?

Stasiun Jakarta Internasional Stadium (JIS) sedang dipercepat pembangunan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI). Pembangunan stasiun ini diperkirakan selesai pada 01 Mei 2026 dan akan mulai beroperasi pada 01 Juni 2026. Stasiun ini dirancang khusus untuk melayani KRL Commuter Line.

Stasiun JIS akan menjadi penghubung utama antara Stadion JIS dan jalur kereta Tanjung PriokJakarta Kota. Pembangunan ini merupakan agenda strategis KAI dan hasil kolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tujuannya memperluas aksesibilitas masyarakat ke kawasan olahraga dan permukiman.

“KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, 12 April 2026.

Penguatan prasarana didukung oleh program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota dan Tanjung Priok. Langkah ini meningkatkan keandalan layanan di lintas utara, membuat perjalanan lebih cepat dan aman bagi pelanggan.

Anne menjelaskan bahwa operasional Stasiun JIS akan memperkuat layanan di lintas Tanjung Priok, yang menunjukkan tren pertumbuhan volume pengguna KRL secara konsisten. Data menunjukkan:

  • 1 Januari 2022: 1.599.107 pengguna
  • 1 Januari 2023: 2.676.363 pengguna
  • 1 Januari 2024: 3.377.633 pengguna
  • 1 Januari 2025: 3.531.311 pengguna
  • 1 Januari 2026 sampai 31 Maret 2026: 873.658 pengguna

“Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama,” ujar Anne.

Stasiun ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung. Selain itu, stasiun ini menjadi solusi efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di daerah sekitarnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa konektivitas massal menuju JIS merupakan prioritas, karena stadion akan menjadi pusat berbagai kegiatan olahraga dan hiburan. Ia juga menegaskan integrasi dengan Transjakarta, LRT, dan jalur pejalan kaki.

“Pengalaman kita ketika berbagai konser yang ada di JIS, pada saat Bruno Mars, kemudian Adam Levine, kemudian Dewa pada waktu itu. Kebetulan pada waktu Dewa saya nonton secara langsung dengan Presiden Pak Jokowi. Nunggu hampir 2 jam baru bisa keluar dari JIS. Itu nggak boleh,” ungkap Pramono pada 1 Januari 2026 yang lalu.

Pramono menargetkan bahwa ketika ulang tahun Jakarta, stasiun ini sudah bisa digunakan masyarakat. Ia menambahkan, “Pada bulan Juni ketika ulang tahun Jakarta, kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol. Pasti akan sangat gampang masyarakat di mana pun untuk bisa hadir sampai dengan di JIS maupun di Ancol.”

Stasiun JIS tidak hanya akan mempermudah akses transportasi, tetapi juga akan mendukung kegiatan besar di masa depan. Dengan integrasi transportasi massal, pengguna dapat beralih antara kereta, bus, dan LRT tanpa harus keluar dari jalur utama. KAI dan mitra pemerintah berharap stasiun ini akan mempercepat mobilitas warga, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah Jakarta.

Stasiun Jakarta Internasional StadiumKAI CommuterTanjung Priok–Jakarta KotaElektrifikasi jalur gandaKRL Commuter LineTransjakartaLRT

Komentar

Memuat komentar...