Sumsel Perketat Waspada Kebakaran Tol Musim Kemarau
Gambar atau konten salah?
Jalur tol di Sumatera Selatan menjadi titik fokus utama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau tahun ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, menegaskan bahwa area sekitar tol akan mendapat perhatian khusus.
“Jalur tol akan menjadi perhatian khusus karena saat musim kemarau potensi kebakaran di sekitar kawasan itu cukup tinggi. Jika terjadi karhutla, asap akan mengganggu lalu lintas kendaraan dan membahayakan pengguna tol karena mengurangi jarak pandang,” kata Iqbal pada 07 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa persiapan posko akan dipercepat ketika eskalasi karhutla meningkat. Posko di beberapa titik sepanjang tol akan ditingkatkan pada puncak kemarau, yang diprediksi terjadi pada Agustus. “Posko di beberapa titik di sepanjang jalur tol akan diintensifkan ketika eskalasi musim kemarau meningkat dan kejadian karhutla naik,” ujarnya. “Ketika terjadi karhutla, kita bisa cepat melakukan pemadaman,” tambahnya.
BPBD Sumsel telah bekerja sama dengan berbagai pihak. Iqbal menyebut TNI, Polri, Manggala Agni, serta pengelola jalan tol sebagai mitra utama. “Menurutnya, BPBD Sumsel telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, serta pihak pengelola jalan tol untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan dini karhutla,” jelasnya.
Selain menyiagakan personel darat, BPBD menyiapkan perlengkapan lengkap. Pompa air portable, kendaraan tangki air, dan perlengkapan patroli ditempatkan di titik-titik rawan. Patroli terpadu akan dilakukan secara rutin selama musim kemarau. “Kita juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat besar, bukan hanya terhadap lingkungan tetapi juga aktivitas masyarakat dan transportasi,” ungkap Iqbal.
Di sisi lain, Kepala BPBD Ogan Ilir, Edi Rahmat, menambahkan bahwa penanganan karhutla di jalur tol akan diperkuat saat musim kemarau tiba. Ia sudah berkoordinasi dengan pengelola tol. “Sudah dikoordinasikan dengan pengelola tol, mereka nanti akan membantu akses masuk tol dan suplai air ketika terjadi karhutla,” kata Rahmat.
Dengan langkah-langkah ini, BPBD Sumsel berharap dapat mengurangi risiko kebakaran di sepanjang tol, menjaga keselamatan pengendara, dan melindungi lingkungan di wilayah Sumatera Selatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen